JAKARTA – Mudik Lebaran memang seru, tapi jangan lupa ada risiko kesehatan yang bisa menyerang anak-anak. Infeksi saluran pernapasan, demam, sampai masalah pencernaan bisa muncul di tengah perjalanan panjang menuju kampung halaman.
Dokter spesialis anak subspesialis respirologi, Dr. dr. Nastiti Kaswandani Sp.A (K), mengingatkan para orang tua untuk lebih jeli melihat tanda-tanda kesehatan serius pada anak saat mudik.
Dikutip dari ANTARA, Senin (2/3), Nastiti menyebutkan, gejala seperti batuk parah sampai sesak napas, atau demam tinggi dengan suhu di atas 39 derajat Celsius, bisa jadi alarm serius.
“Kalau dia gangguan pencernaan diare dan muntah yang sampai membuat dehidrasi itu juga tanda-tanda serius,” katanya.
“Yang banyak terjadi pada anak-anak, kalau kita tidak memperhatikan, salah makan misalnya, kemudian muntah, mencret, kemudian dehidrasi, itu bisa jadi berbahaya,” ia menambahkan.
Supaya anak tetap sehat, dr. Nastiti menyarankan orang tua untuk selalu bawa bekal minum cukup dan memastikan kebutuhan cairan anak terpenuhi. Jangan sampai si kecil kekurangan cairan dan berujung dehidrasi.
Selain itu, selama perjalanan mudik, orang tua juga disarankan menjauhkan anak dari orang-orang yang sedang sakit, apalagi yang batuk atau pilek.
“Kita lengkapi atau kita lindungi tubuh kita dengan menggunakan masker dan perilaku hidup bersih sehat seperti mencuci tangan, nutrisi yang cukup, istirahat yang cukup. Dan jauhi yang sakit, gunakan masker jika ada yang sakit,” katanya.
Tak kalah penting, orang tua juga sebaiknya menyiapkan obat-obatan yang biasa dikonsumsi anak ketika sakit. Jadi kalau tiba-tiba ada keluhan, bisa langsung ditangani.
Terakhir, dr. Nastiti mengingatkan agar perjalanan mudik direncanakan dengan matang. Pilih waktu mudik yang pas biar nggak terjebak macet parah, atur waktu istirahat, dan jangan lupa bekal makanan, minuman, serta obat-obatan. **