TANGERANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Banten, menyampaikan bahwa banjir yang melanda 11 kecamatan kini sudah mulai surut. Saat ini, hanya Kecamatan Periuk yang masih menyisakan beberapa titik genangan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menjelaskan bahwa wilayah yang sebelumnya terdampak seperti Cipondoh, Benda, Batuceper, Jatiuwung, Cibodas, Karawaci, Larangan, Karang Tengah, Ciledug, dan Pinang sudah berangsur pulih. “Tinggal beberapa titik di Kecamatan Periuk yang masih dalam proses penanganan,” kata Mahdiar di Tangerang, Selasa (10/3).
Seiring dengan kondisi yang membaik, tim gabungan dari BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, aparat wilayah, serta relawan mulai turun membersihkan rumah warga dan jalan dari sisa lumpur.
Pembersihan dilakukan dengan cara manual hingga menggunakan mobil penyemprot air agar proses pemulihan lebih cepat. Petugas juga membantu warga menata kembali perabot rumah tangga yang terkena lumpur dan sampah.
“Upaya pemulihan pascabanjir akan terus dilakukan hingga seluruh wilayah terdampak kembali bersih dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal kembali,” ujarnya.
Meski sebagian besar wilayah sudah aman, kondisi di Periuk masih cukup berat. Ketinggian air di area Bendungan Polor tercatat mencapai 100 sentimeter.
“Kami sedang berkoordinasi intensif dengan Dinas PU untuk mengecek titik pompa agar pembuangan air bisa lebih cepat,” katanya.
Pemkot Tangerang juga telah mendirikan Posko Lapangan Terpadu di Periuk. Posko ini melibatkan berbagai pihak untuk mempercepat penanganan teknis di lapangan.
Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga. Petugas melakukan evakuasi bagi warga yang memilih keluar rumah, sekaligus mendampingi mereka yang tetap bertahan di lantai dua rumah dengan menyalurkan bantuan kebutuhan mendesak.
“Kami tetap membantu warga yang melakukan evakuasi dari rumah menuju titik pengungsian. Bagi warga yang memilih bertahan di lantai dua rumahnya, petugas tetap siaga membantu jika ada kebutuhan mendesak,” katanya. **