BANDUNG – Libur Lebaran dan libur sekolah bikin kawasan wisata air panas Darajat Pass di Kecamatan Pasirwangi, Garut, Jawa Barat, penuh sesak oleh wisatawan. Sejak Kamis (26/3), ribuan orang dari berbagai daerah datang untuk menikmati suasana segar di taman air ini.
Manajer Water Park Darajat Pass, Andri Muhamad Hidayat, mengungkapkan jumlah pengunjung melonjak tajam dibanding hari biasa. “Kunjungan 1.000 sampai 1.500 orang per hari untuk saat ini didominasi wisatawan dari Jabodetabek, Bandung, Tasikmalaya, dan Priangan Timur,” katanya seperti dikutip dari ANTARA.
Menurut Andri, jumlah pengunjung tahun ini tidak jauh berbeda dengan Lebaran sebelumnya. Stabilnya angka kunjungan menunjukkan Darajat Pass tetap jadi destinasi favorit wisatawan.
Pengunjung datang bukan hanya untuk berenang di kolam air hangat, tapi juga menikmati wahana permainan di alam terbuka dengan latar perbukitan. “Darajat Pass sendiri menjadi salah satu destinasi wisata favorit ya di Garut atau mewakili Jabar juga ya, untuk tingkat kunjungan alhamdulillah masih stabil saat ini, tidak ada penurunan, sama seperti dengan Lebaran sebelumnya,” katanya.
Selain kolam renang, wisatawan bisa menikmati pemandangan indah di ketinggian, udara sejuk, bahkan menginap di hotel yang tersedia di kawasan tersebut.
Lonjakan pengunjung membuat pihak pengelola menambah personel penjaga kolam demi keamanan. “Kita menyiapkan ‘lifeguard’, terus petugas keamanan juga ada, dan sampai saat ini kita ‘zero accident’ ya, dan mudah-mudahan lancar ke depannya,” katanya.
Tak hanya pengelola, aparat kepolisian juga turun tangan menjaga keamanan dan mengatur lalu lintas menuju kawasan wisata. Kepala Polsek Pasirwangi, Iptu Wahyono Aji, memastikan kondisi jalur wisata tetap aman. “Alhamdulillah sejauh ini lalu lintas di jalur wisata dari bawah sampai ke atas Darajat aman, lancar,” katanya.
Ia menjelaskan, sistem pengaturan lalu lintas diterapkan khusus untuk bus agar tidak terjadi kemacetan di tikungan jalan. “Bus yang mau ke atas kita kawal, dan bus dari atas mau ke bawah kita tahan dulu, sehingga tidak terjadi kemacetan, dan kendaraan wisatawan lainnya pun aman, tenang,” katanya. **