Kenali Gejala Kawasaki, Penyakit yang Bisa Ganggu Jantung Anak

SALAH satu gejala penyakit Kawasaki. (Foto/Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Penyakit Kawasaki belakangan jadi sorotan karena bisa menimbulkan masalah serius pada anak, terutama di jantung. Meski namanya terdengar asing bagi sebagian orang, penyakit ini sebenarnya sudah lama dikenal di dunia medis dan penting banget untuk dipahami oleh orang tua.

Kawasaki adalah penyakit peradangan pembuluh darah (vaskulitis sistemik) yang bisa menyerang banyak organ tubuh. Namun, dampak paling berbahaya terjadi pada arteri koroner, yaitu pembuluh darah yang mengalirkan darah dan oksigen ke jantung.

Penyakit ini pertama kali dilaporkan di Jepang pada tahun 1967 oleh dokter Tomisaku Kawasaki. Hingga kini, penyebab pastinya belum jelas, tapi diduga ada kaitan dengan infeksi dan faktor genetik.

Komplikasi utama yang ditakuti adalah pelebaran arteri koroner atau aneurisma. Jika tidak ditangani, sekitar 15–25 persen pasien bisa mengalami kondisi ini. Arteri koroner yang melebar berisiko menyebabkan aliran darah terganggu, pembekuan darah, bahkan serangan jantung pada anak. Dengan terapi yang tepat dan cepat, risiko komplikasi bisa ditekan hingga hanya sekitar 2–3 persen.

Gejala Penyakit

Gejala Kawasaki sering mirip dengan penyakit infeksi lain, sehingga diagnosis awal bisa terlewat. Beberapa tanda khas yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Demam tinggi yang menetap minimal lima hari dan tidak membaik dengan antibiotik.
  • Mata merah tanpa kotoran (belek).
  • Bibir merah dan pecah-pecah.
  • Lidah tampak seperti stroberi.
  • Ruam di kulit.
  • Telapak tangan dan kaki merah serta bengkak.
  • Pembesaran kelenjar getah bening di leher.

Selain itu, ada tanda unik yang sering terlewat: bekas suntikan vaksin BCG di lengan bisa kembali merah dan meradang saat fase akut Kawasaki. Pada fase pemulihan, kulit ujung jari tangan dan kaki bisa mengelupas, serta muncul garis melintang di kuku.

Karena gejalanya bisa muncul bertahap, orang tua perlu jeli memantau kondisi anak. Jangan anggap remeh demam panjang disertai ruam dan mata merah.

Segera konsultasikan ke dokter anak atau kardiolog anak agar pemeriksaan jantung bisa dilakukan lebih cepat. Semakin dini Kawasaki dikenali, semakin besar peluang anak terhindar dari komplikasi berbahaya. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu