Polisi Siapkan Skema One Way di Jalur Puncak Saat Mudik, Enam Titik Rawan di Puncak Jadi Fokus Rekayasa Lalu Lintas

LALU lintas di Puncak Bogor saat mudik. (Foto/Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

BOGOR – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Satuan Lalu Lintas Polres Bogor sudah menyiapkan strategi khusus untuk mengurai kemacetan di jalur wisata Puncak, Jawa Barat. Salah satunya dengan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau buka tutup jalur di titik-titik rawan macet.

Kepala Bagian Operasi Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto Azhari, menjelaskan bahwa sistem ini akan diterapkan bila antrean kendaraan di jalur Puncak sudah terlalu panjang.

“Kalau sudah terjadi pelambatan arus dan antrean mencapai satu sampai satu setengah kilometer, maka kami akan laksanakan CB one way sepenggal atau buka tutup sepenggal,” kata Ardian kepada ANTARA di Pos Terpadu Simpang Gadog, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Sabtu.

Ia menegaskan, rekayasa lalu lintas ini hanya akan dilakukan di titik-titik yang benar-benar mengalami kepadatan.

Ada enam lokasi yang jadi perhatian polisi karena sering macet, yaitu Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi, dan Gunung Mas.

Ardian menyebut, sistem satu arah sepenggal biasanya hanya berlangsung sekitar 30 menit.

“Biasanya kami laksanakan 30 menit, kemudian dibuka kembali. Jadi tidak terlalu lama, hanya untuk mengurai antrean agar tidak terlalu panjang,” ujarnya.

Namun, jika arus kendaraan meningkat drastis, polisi bisa saja menerapkan sistem satu arah penuh dari Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur.

Berdasarkan pengalaman Operasi Ketupat 2025, sistem satu arah penuh jarang diterapkan selama Ramadhan. Biasanya, pengaturan lalu lintas ini baru dilakukan saat puncak kepadatan, yakni H-3 dan H-2 Lebaran. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu