JAKARTA – Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, mengingatkan masyarakat untuk memantau risiko kesehatan melalui fitur Skrining Riwayat Kesehatan di Aplikasi Mobile JKN. Fitur ini ditujukan bagi peserta JKN berusia 15 tahun ke atas dan dilakukan setahun sekali.
“Melalui Skrining Riwayat Kesehatan, masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya, apakah berisiko mengidap penyakit kronis atau tidak. Skrining ini dilakukan setahun sekali, tapi besar dampaknya terhadap kesehatan masyarakat di masa depan.
Makin cepat diketahui seberapa besar risiko seorang peserta mengidap penyakit kronis, makin cepat ditangani. Artinya, jika sudah diketahui sejak dini, maka makin besar pula peluang peserta tersebut untuk mencegah kondisinya bertambah parah,” kata Rizzky, Minggu (22/2).
Peserta JKN akan diarahkan untuk mengisi sejumlah pertanyaan guna mengetahui apakah dirinya berisiko mengidap penyakit kronis. Proses ini bisa dilakukan lewat Aplikasi Mobile JKN, chat Whatsapp PANDAWA di nomor 08118165165, website resmi BPJS Kesehatan, atau langsung ke FKTP.
Jika hasil skrining menunjukkan adanya risiko, peserta akan segera diarahkan ke Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut oleh dokter.
Sebagai langkah antisipatif, Rizzky juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa status aktif kepesertaan JKN. Cara pengecekan bisa dilakukan melalui PANDAWA, Aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Care Center 165, maupun kantor BPJS Kesehatan terdekat.
“Selagi masih sehat, sempatkan lah untuk mengecek status kepesertaan JKN Anda. Prosesnya tidak lama, namun penting dilakukan supaya tidak terkendala saat tiba-tiba sakit. Kalau status kepesertaan JKN kita aktif, sudah ada kepastian jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan apabila sewaktu-waktu peserta JKN perlu segera membutuhkan layanan kesehatan,” imbau Rizzky. **