BANDUNG – Indonesia kini resmi menjadi negara dengan jumlah coffee shop terbanyak di dunia, mencapai hampir 462 ribu gerai pada akhir 2025, melampaui China dan Amerika Serikat. Pertumbuhan pesat ini didorong oleh budaya nongkrong, dominasi generasi muda, serta meningkatnya produksi kopi nasional yang menembus 807 ribu ton pada 2024.
Data global coffee shop tahun 2025 adalah:
1. Indonesia (461.991)
2. China (190.000)
3. Amerika Serikat (145.629)
4. Vietnam (132.294)
5. Korea Selatan (100.000)
6. Thailand (96.969)
7. Brazil (85.000)
8. Jepang (75.000)
9. Filipina (60.000)
10. Meksiko (55.000)
Faktor pendorong pertumbuhan coffee shop di Indonesi antara lain:
– Budaya Nongkrong
Kedai kopi di Indonesia berfungsi sebagai third place (ruang antara rumah dan kantor), menjadi pusat interaksi sosial.
– Dominasi Generasi Muda
Lebih dari 53% penduduk Indonesia adalah Gen-Z dan milenial, yang menjadi konsumen utama kopi kekinian.
– Produksi Kopi Nasional
Indonesia mencatat produksi kopi tertinggi dalam 10 tahun terakhir, mencapai 807.580 ton pada 2024.
– Kekuatan Kopi Lokal
Indonesia memiliki 54 jenis kopi dengan sertifikat Indikasi Geografis (IG), memperkuat daya saing di pasar internasional.
– Ekspansi Bisnis
Pertumbuhan coffee shop meningkat hampir tiga kali lipat sejak 2020.
Sermentara iukeberadaan offee shop di Indonesia membaa dampaksosial dan ekonomi. Di antaranya:
– Transformasi Sosial
Coffee shop menjadi ruang kerja alternatif, tempat diskusi komunitas, hingga wadah kreatif.
– Ekonomi Kreatif
Industri kopi berkontribusi signifikan terhadap perekonomian, dengan tren premiumisasi produk kopi lokal.
– Tantangan Bisnis
Meski menjamur, beberapa analis menilai pasar mulai jenuh, sehingga inovasi menu dan konsep diperlukan.
Ledakan jumlah coffee shop di Indonesia bukan sekadar tren konsumsi, melainkan fenomena sosial-ekonomi yang mencerminkan kekuatan budaya nongkrong, dominasi generasi muda, dan potensi besar industri kopi lokal.
Tantangannya kini adalah menjaga keberlanjutan bisnis agar tidak sekadar ikut-ikutan, melainkan benar-benar memberi nilai tambah bagi masyarakat dan ekonomi. **