Pasangan Ngatiyana-Adhitia berhasil memimpin perolehan suara dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Cimahi 2024. Berdasarkan hasil hitung cepat yang diselenggarakan lembaga survei Indonesia Strategic Institute (Instrat), pasangan ini mengantongi 42,04% suara, unggul signifikan dari dua pasangan calon lainnya.
Persaingan ketat terjadi antara tiga pasangan calon dalam kontestasi politik Kota Cimahi. Di posisi kedua, pasangan Dikdik-Bagja memperoleh 34,45% suara, sementara Bilal-Mulyana berada di urutan ketiga dengan 23,51% suara. Data ini dihimpun dari 85% total suara yang masuk hingga pukul 17.00 WIB.
Metode Pengambilan Data
Instrat menerapkan metode sampling dengan mengambil data dari 200 TPS yang tersebar di seluruh wilayah Kota Cimahi. Pengambilan sampel dilakukan secara proporsional untuk memastikan keterwakilan setiap wilayah. Dengan margin of error ±1%, hasil quick count ini dinilai memiliki tingkat akurasi yang tinggi.Analisis Tren
Analis senior Instrat, Adi Nugroho, memprediksi kemenangan akan berpihak pada pasangan Ngatiyana-Adhitia. Menurutnya, pola perolehan suara cenderung stabil dan tidak akan mengalami perubahan signifikan meski data mencapai 100%.
Meski hasil quick count menunjukkan keunggulan yang cukup meyakinkan, penetapan pemenang Pilkada tetap menunggu hasil rekapitulasi manual dari KPU Kota Cimahi. Pilkada kali ini mencerminkan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi dengan pelaksanaan pemungutan suara yang berlangsung aman dan tertib.Fenomena kemenangan Ngatiyana-Adhitia menunjukkan preferensi pemilih Cimahi terhadap visi dan program yang ditawarkan pasangan ini. Keberhasilan mereka dalam mengamankan 42,04% suara mengindikasikan dukungan yang kuat dari berbagai lapisan masyarakat Kota Cimahi.
Share
Rewrite