Dari Kidzone Sampai Layanan Barang Tertinggal, Terminal Leuwipanjang All Out Sambut Pemudik

Kidzone salah satu fasilitas layanan untuk pemudik di Terminal Leuwipanjang. (Foto/ANTARA)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Terminal Leuwipanjang Bandung lagi serius banget nyiapin fasilitas buat arus mudik Lebaran 2026. Mulai dari layanan kesehatan, area tunggu inklusif, sampai urusan barang ketinggalan, semua dipikirin biar penumpang mudik bisa nyaman dan aman.

Kepala Terminal Leuwipanjang, Asep Hidayat, bilang kalau semua fasilitas ini sengaja disiapkan buat bikin pengalaman mudik lebih enak. Dari posko kesehatan, area tunggu ramah disabilitas, sampai layanan barang tertinggal, semuanya ada di terminal ini.

Area tunggu sekarang makin ramah buat semua orang. Ada jalur landai buat lansia dan penyandang disabilitas, plus posko kesehatan yang gampang diakses di gedung utama. Jadi, nggak perlu ribet kalau butuh bantuan medis saat nunggu bus.

Buat ibu menyusui dan keluarga yang bawa anak kecil, terminal juga nyiapin ruang laktasi, perpustakaan digital, dan kidzone. Jadi, anak-anak bisa tetap happy sambil nunggu bus berangkat.

Kalau ada barang ketinggalan, jangan panik. Asep bilang layanan barang tertinggal dipusatkan di Pusat Informasi dekat pintu utama. Barang bakal dikirim lewat bus selanjutnya dari PO yang sama.

“Jika penumpangnya atau pemudik sudah dalam perjalanan atau telah sampai tujuan, kami akan mengirimkan lewat bus selanjutnya untuk tujuan yang sama, tinggal dikoordinasikan dengan PO yang bersangkutan. Dan Alhamdulillah sejauh ini barang-barang yang tertinggal telah diterima pemiliknya,” kata Asep menambahkan.

Data arus mudik dari 13 Maret sampai H-3 Lebaran nunjukin ada 26.447 penumpang berangkat dan 22.764 penumpang datang. Angka ini diprediksi bakal terus naik menjelang puncak mudik.

“Kemungkinan ini akan lebih banyak lagi karena perhitungan hari ini yang diprediksi menjadi puncak arus mudik di Leuwipanjang masih berjalan,” ujar dia.

Asep juga nyebut kalau jumlah penumpang di hari Rabu bisa tembus 4.000 orang, dua kali lipat dari hari biasa.

“Prediksi 4.000 lebih hari ini, biasanya 1.700 sampai 2.000 penumpang sehari kalau normal. Untuk armada bus sekitar 350 sampai 400 bus karena ada bus bantuan relasi Bekasi yang kekurangan armada,” kata Asep.

Buat antisipasi lonjakan penumpang, Terminal Leuwipanjang udah siaga 600 unit bus dengan kapasitas 6.000 kursi. Rutenya lengkap, dari Sumatera sampai Bali, jadi pemudik nggak perlu khawatir kehabisan tiket.

Langkah ini jadi strategi preventif karena tren penumpang tahun ini naik sekitar 10–15 persen dibanding tahun lalu. Jadi, mudik 2026 di Terminal Leuwipanjang dijamin lebih tertib, aman, dan pastinya nyaman. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu