JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menyiapkan dana tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama libur Idul Fitri 2026.
Dana tersebut berasal dari saldo rata-rata Rp19,7 triliun ditambah tambahan kas sebesar Rp5,3 triliun yang dialokasikan khusus untuk tujuh hari layanan menjelang Lebaran.
Direktur Operations BRI Hakim Putratama di Jakarta, Selasa (10/3), menyampaikan bahwa jumlah kas yang disediakan tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Hal itu dipengaruhi oleh meningkatnya transaksi digital melalui QRIS dan aplikasi BRImo.
“Itu (QRIS dan mobile banking) yang memberikan impact yang luar biasa terhadap penurunan ketersediaan cash,” kata Hakim.
“Kita akan lihat di tahun-tahun berikutnya apakah nanti akan naik atau turun. Tapi sekarang trennya sedang turun karena memang tren belanja dengan QRIS dan penggunaan di BRImo itu lumayan tinggi,” ia menjelaskan.
Hingga akhir Desember 2025, jumlah pengguna BRImo mencapai 45,9 juta, tumbuh 18,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Nilai transaksi melalui aplikasi tersebut juga melonjak hingga Rp7.076,9 triliun atau naik 26,4 persen secara tahunan.
Sementara itu, penggunaan QRIS BRI juga menunjukkan perkembangan pesat. Volume penjualan meningkat 100 persen menjadi Rp85,6 triliun, sedangkan jumlah transaksi naik 127,5 persen hingga menembus lebih dari 782,8 miliar.
Hakim menuturkan, BRI memang mendorong pengurangan penggunaan uang tunai sebagai bagian dari strategi efisiensi. Menurutnya, semakin banyak uang tunai beredar, semakin besar pula biaya yang harus dikeluarkan untuk menjaga keamanan.
Untuk memastikan layanan tetap berjalan lancar, BRI membuka layanan terbatas pada 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 di 186 unit kerja, yang terdiri dari kantor cabang pembantu dan kantor kas. Layanan berlangsung dari pukul 08.00 hingga 15.00.
Jenis layanan yang diberikan mencakup pembukaan rekening, penarikan dan setoran tunai, pelayanan kartu debit, registrasi e-banking, setoran penerimaan negara, penanganan keluhan nasabah, serta layanan khusus bagi nasabah korporasi seperti Pertamina dan Jasa Raharja.
Selama periode tersebut, BRI tidak melayani kliring karena operasional Bank Indonesia tutup.
Selain layanan fisik, BRI juga menyiagakan seluruh e-channel yang dimiliki. Jaringan tersebut terdiri dari 19.657 ATM dan CRM, 284.670 EDC, lebih dari 4,6 juta merchant QRIS, serta lebih dari 1,2 juta agen BRILink.
Perseroan memastikan seluruh mesin dan sistem tetap beroperasi dengan tingkat keandalan di atas 99 persen, baik untuk ATM, EDC, maupun CRM.
Tak hanya itu, BRI juga membuka layanan contact center selama 24 jam setiap hari sepanjang libur Lebaran. Nasabah bisa mengakses informasi dan layanan perbankan melalui Contact BRI 1500017, asisten virtual “Sabrina” via WhatsApp di nomor 0812 1214 017, maupun aplikasi BRImo. **