Tips Wajib Cek Mobil Hybrid dan EV Setelah Mudik Jarak Jauh

MOBIL listrik perlu perawatan usai digunakan mudik. (Foto: Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

JAKARTA – Tradisi mudik di Indonesia yang bikin orang menempuh perjalanan ratusan kilometer ternyata nggak cuma bikin mobil bensin kerja keras. Mobil listrik (EV) dan hybrid juga kena dampaknya. Jadi, jangan asal dipakai terus, ada beberapa komponen penting yang harus dicek biar tetap aman dan performanya oke.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, kasih peringatan khusus buat pemilik mobil hybrid dan listrik. Menurutnya, ada bagian-bagian yang wajib diperhatikan setelah perjalanan jauh.

“Pada mobil hybrid seperti HEV (Hybrid Electric Vehicle) dan PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle), seluruh pemeriksaan mobil konvensional tetap berlaku mulai dari ban, rem, hingga kaki-kaki, tetapi perlu tambahan perhatian pada sistem kelistrikan dan baterai.” ungkap Yannes di Jakarta, seperti dikutip dari ANTARA, Sabtu (28/3).

Yannes menyarankan supaya pemilik mobil hybrid ngecek kondisi aki 12V. Kalau ada indikator peringatan di panel, langsung lakukan pemindaian (scan). Sistem pendinginan baterai juga jangan dilupakan, termasuk kipas dan jalur sirkulasi udara di kabin.

Apalagi kalau kabin penuh penumpang selama mudik, suhu bisa naik dan debu gampang masuk. Kondisi itu bisa bikin sistem pendinginan baterai terganggu.

Selain itu, rem mobil hybrid juga perlu diperhatikan. Kadang, rem mekanis bekerja lebih keras kalau regenerative braking nggak optimal.

“Untuk PHEV, pastikan juga port charging dan kabel dalam kondisi bersih dan aman.” imbuhnya.

Nah, kalau mobil listrik murni (BEV), fokusnya ada di bagian bawah kendaraan. Yannes bilang, bobot baterai yang besar bikin mobil lebih sensitif sama beban tambahan. Ground clearance bisa turun dan bikin risiko benturan ke pelindung baterai makin tinggi.

“Inspeksi underbody (bawah kendaraan) menjadi sangat penting untuk memastikan tidak ada kerusakan.” ujar Yannes.

Sistem pendinginan baterai juga harus dicek, terutama kalau sering pakai fast charging selama perjalanan mudik. Port pengisian daya juga wajib dipastikan normal, plus kondisi aki 12V tetap prima.

Ban mobil listrik juga nggak boleh diabaikan. Karena bobotnya lebih berat dari mobil biasa, ban cenderung lebih cepat aus. Jadi, pengecekan berkala itu penting banget.

Terakhir, sistem pengereman mobil listrik juga harus diperhatikan. Regenerative braking bikin rem jarang dipakai, akibatnya bisa muncul karat atau seret kalau nggak dicek rutin. Jadi, jangan sampai abai biar mobil tetap aman dipakai setelah mudik. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu