Sudah Ditangani, DLH Kota Bandung Bandung Tegaskan Penumpukan Sampah di Monju Bukan Pembiaran

KONDISI sampah di Monju sebelum ditangani Pemkot Bandung. (Foto/Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung memberikan penjelasan mengenai kondisi sampah yang terlihat menumpuk di kawasan Monumen Perjuangan (Monju). DLH memastikan, situasi tersebut bukan karena dibiarkan, melainkan bagian dari proses penanganan yang dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang berlaku.

Sekretaris DLH Kota Bandung, Dadang Setiawan, menyampaikan bahwa sampah yang tampak di lokasi tersebut berasal dari area taman Monumen Juang. Area itu merupakan kawasan yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, sampah yang terlihat di kawasan Monumen Perjuangan merupakan sampah dari area taman Monumen Juang yang berada di dalam kawasan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” ujar Dadang, Selasa, 24 Maret 2026.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah di kawasan Monju sudah memiliki jadwal rutin yang dijalankan melalui kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan PK2 UPT Sampah Kota Bandung.

Menurut Dadang, penumpukan yang terlihat saat ini merupakan bagian dari proses penanganan bertahap yang mengikuti jadwal operasional yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Kondisi yang terlihat merupakan bagian dari proses penanganan bertahap sesuai jadwal operasional, bukan merupakan pembiaran,” jelasnya.

Meski begitu, DLH Kota Bandung tetap melakukan langkah percepatan di lapangan. Dadang menegaskan, pihaknya berusaha merespons cepat meskipun belum masuk jadwal pengangkutan resmi.

Baca Juga:

“Penanganan tetap kami upayakan dan dipercepat di lapangan, sebagai bentuk respons cepat, meskipun belum masuk jadwal pengangkutan,” jelasnya.

Ia memastikan, koordinasi antara Pemerintah Kota Bandung dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus diperkuat agar penanganan sampah di kawasan Monju bisa berjalan lebih cepat dan efektif. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu