BANDUNG – Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyerukan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bandung agar aktif mendonorkan darah selama bulan Ramadan. Ajakan itu ia sampaikan ketika memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (16/3).
Farhan menegaskan, meski masyarakat tengah menjalani ibadah puasa, kebutuhan darah di Kota Bandung tetap tinggi. Namun, ia mengungkapkan bahwa stok darah di PMI Kota Bandung biasanya menurun cukup signifikan saat Ramadan berlangsung.
“Saya mengimbau Bapak Ibu semua yang berbadan sehat agar menyumbangkan darahnya ke PMI,” ujarnya.
Menurut Farhan, kondisi menurunnya stok darah di PMI sudah menjadi pola yang berulang setiap Ramadan. Padahal, pasien di rumah sakit tetap membutuhkan pasokan darah dalam jumlah besar.
“Sepanjang bulan Ramadan stok darah di PMI Kota Bandung menurun drastis. Kita memerlukan hal itu,” katanya.
Farhan menambahkan, dirinya sudah lebih dulu melakukan donor darah beberapa hari sebelumnya. Ia berharap langkah yang ia lakukan bisa menjadi contoh bagi para ASN untuk ikut serta.
“Saya sudah memulainya pada hari Rabu minggu lalu. Saya yakin Anda juga bisa,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa donor darah tidak berbahaya bagi kesehatan apabila dilakukan oleh orang yang sehat. Prosesnya pun sederhana dan aman untuk dijalani.
“Syaratnya tidak berat dan tidak akan membuat kita sakit sepanjang Anda tidak menghidap penyakit berbahaya,” tuturnya.
Farhan berharap semakin banyak ASN yang tergerak untuk berdonor darah selama Ramadan. Partisipasi tersebut diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan darah masyarakat Kota Bandung. **