JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison resmi meluncurkan inisiatif #LebihBaikIndosat untuk menyambut Ramadan dan Idul Fitri 2026. Fokusnya bukan cuma soal teknologi, tapi juga penguatan jaringan, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), dan program sosial di berbagai wilayah.
SVP Head of Corporate Communications Indosat, Ovidia Namia, bilang kalau inisiatif ini hadir untuk bikin pengalaman pelanggan lebih dekat, relevan, dan bermakna. “Ini sebenarnya komitmen yang jangka panjang, tak cuma hanya di Ramadan habis itu kita menghilang,” kata Ovidia di Jakarta, Jumat (20/2).
“Jadi kami ingin terus-menerus berevolusi untuk menunjukkan yang terbaik dari Indonesia sehingga semua konsumen kami pun merasa bahagia menjadi pengguna dari Indosat,” imbuhnya.
Selama Ramadan, ada empat program utama yang jadi implementasi #LebihBaikIndosat. Pertama, Indosat memperkuat jaringan di 77 jalur mudik dan 797 titik penting di seluruh Indonesia. Pemantauan dilakukan 24 jam biar pelanggan tetap terhubung tanpa gangguan, baik di kota besar maupun daerah tujuan mudik.
Kedua, hadir aplikasi Sahabat AI. Dibangun dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) dukungan NVIDIA, aplikasi ini dirancang untuk memahami bahasa dan konteks lokal Indonesia. Sahabat AI bisa bantu pengguna cari informasi, bikin ide, sampai menyelesaikan kebutuhan harian dengan cara simpel dan natural.
Ketiga, Indosat memperkuat perlindungan digital lewat fitur Anti-Spam & Anti-Scam berbasis AI. Sejak diluncurkan Agustus 2025, fitur ini sudah mendeteksi dan menghadang lebih dari 2 miliar panggilan, pesan, dan tautan berbahaya. Perlindungan ini bahkan mencegah potensi kerugian finansial hingga 500 juta dolar AS, menjangkau lebih dari 95 persen pelanggan.
Keempat, Indosat menggelar program “Indosat Berkah Ramadan Surau Kita Berdaya” di 19 titik wilayah Indonesia, termasuk daerah terdampak bencana di Aceh. Program ini merevitalisasi surau dan mushola sebagai pusat ibadah sekaligus ruang pemberdayaan masyarakat.
Lewat kolaborasi dengan mitra dan komunitas lokal, Indosat ingin memastikan dampak program benar-benar dirasakan warga. Ramadan kali ini bukan cuma soal koneksi digital, tapi juga koneksi sosial yang lebih bermakna. **