Puan Tegaskan Haji 2026 Tetap Berjalan Meski Geopolitik Bergejolak

Ketua DPR RI Puan Maharani hendak konferensi pers di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (12/3). (Foto/ANTARA)
750 x 100 AD PLACEMENT

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 harus tetap berjalan, meskipun kondisi geopolitik dunia saat ini sedang bergejolak.

“Dengan situasi geopolitik global seperti ini, apa pun masalah atau hal terkait dengan ibadah itu harus tetap bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata Puan usai memimpin Rapat Paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (12/3).

Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan haji untuk melakukan evaluasi, mitigasi, dan antisipasi terhadap dinamika yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

“Tentu saja DPR RI melalui komisi terkait akan melakukan kajian, evaluasi dan hal-hal yang harus dilakukan dengan situasi,” kata dia.

Menurut Puan, negara memiliki kewajiban untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan jamaah haji Indonesia yang akan beribadah di Tanah Suci.

Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi memastikan jamaah tetap bisa melaksanakan ibadah umrah dengan aman meskipun ada eskalasi konflik di Timur Tengah.

“Kondisi keamanan di wilayah Arab Saudi, khususnya di Jeddah, Makkah, dan Madinah, dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Jamaah umrah yang saat ini berada di wilayah tersebut tetap dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan tanpa gangguan berarti,” kata Menhaj.

Ia menambahkan, konflik di Timur Tengah berdampak pada stabilitas keamanan regional serta jalur transportasi udara internasional. Beberapa negara di kawasan itu bahkan menutup ruang udara, terutama pada jalur penerbangan utama menuju kawasan Teluk. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu