Presiden Jenguk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Perintahkan RS Berikan Perawatan Maksimal

PRESIDEN Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan KA Argo Bromo yang menubruk gerbong Commuter Line, di RSUD Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).
750 x 100 AD PLACEMENT

JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya agar seluruh korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur mendapat pelayanan terbaik selama dirawat di rumah sakit.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat menjenguk korban kecelakaan di RSUD Bekasi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa pagi.

“Beliau (Presiden, red.) memberikan petunjuk untuk seluruh korban yang dirawat untuk diberikan pelayanan terbaik,” kata Prasetyo Hadi kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Dalam kunjungan itu, Presiden Prabowo juga mendengarkan laporan dari tim dokter RSUD Bekasi mengenai penanganan korban serta kebutuhan peralatan medis di rumah sakit tersebut.

“Beliau menyempatkan untuk sedikit diskusi mendengarkan masukan dari kepala rumah sakit terhadap penanganan korban, dan kebutuhan peralatan-peralatan di rumah sakit,” ujar Prasetyo Hadi.

Berdasarkan foto yang dibagikan Sekretariat Presiden, Presiden tiba di RSUD Bekasi pukul 08.39 WIB. Ia langsung menuju poli bedah dan ruang inap Bougenville untuk menjenguk korban luka. Presiden didampingi Mensesneg Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin.

Di ruang perawatan, Presiden Prabowo menyapa korban luka dan berbincang singkat dengan mereka. Hal serupa juga dilakukan oleh Seskab Teddy yang ikut mendampingi.

Presiden kemudian menyempatkan diri menyalami tenaga kesehatan RSUD Bekasi yang berbaris di sepanjang jalur yang dilaluinya.

“Saya hari ini, saya datang ke rumah sakit Bekasi, tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Jadi, saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah. Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana,” kata Presiden Prabowo di hadapan wartawan selepas menjenguk korban.

Dalam keterangan terpisah, Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa hingga Selasa pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia akibat tabrakan KA Argo Bromo dengan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang.

Jenazah korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Selain itu, Bobby menyebutkan ada 84 korban luka yang kini dirawat di sejumlah rumah sakit, seperti RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Terkait barang-barang penumpang yang tercecer saat insiden, Bobby menegaskan PT KAI telah mengamankan seluruh barang tersebut dan menempatkannya di posko lost and found.

“Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi, dan kebutuhan penanganan lebih lanjut,” demikian siaran pers dari PT KAI.

KAI juga menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban memperoleh informasi. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu