BANDUNG – Upaya mengurangi timbulan sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif terus disiapkan di Kota Bandung. Salah satunya melalui pengembangan teknologi Solid Recovered Fuel (SRF) di kawasan Gedebage yang nantinya mampu mengolah ratusan ton sampah setiap hari.
Rencana tersebut disampaikan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat memimpin Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (21/9/2026).
Farhan mengatakan, pengembangan fasilitas SRF di Gedebage tengah dipersiapkan melalui kolaborasi dengan sejumlah pihak, di antaranya pemerintah pusat, Danantara, PLN, dan Pertamina.
Menurutnya, teknologi SRF memungkinkan sampah diolah menjadi bahan bakar alternatif berbentuk arang yang dapat dimanfaatkan oleh sektor industri maupun pembangkit listrik.
“Pada prinsipnya SRF adalah pengolahan sampah yang menghasilkan arang sebagai sumber energi alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh industri maupun PLN,” ujar Farhan.
Ia menjelaskan, fasilitas tersebut dirancang memiliki kapasitas pengolahan sekitar 300 ton sampah per hari. Kehadiran teknologi ini dinilai dapat membantu mengurangi beban pengangkutan sampah ke tempat pemrosesan akhir sekaligus meningkatkan nilai ekonomi dari sampah yang selama ini dianggap sebagai limbah.
Farhan menilai terobosan tersebut penting mengingat persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi kawasan perkotaan, termasuk Kota Bandung.
Karena itu, ia meminta seluruh camat dan lurah ikut memantau perkembangan proyek tersebut. Menurutnya, dukungan dari kewilayahan menjadi faktor penting untuk memastikan program berjalan lancar dan diterima masyarakat sekitar.
“Kalau ini berhasil, akan kita kembangkan di seluruh enam satuan wilayah kerja Kota Bandung. Karena itu para camat dan lurah harus ikut memperhatikan proses perkembangannya,” katanya. **