JAKARTA – Wuling Motors makin serius di dunia elektrifikasi! Mereka menghadirkan lini kendaraan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) yang menggabungkan motor listrik, baterai besar, dan mesin bensin dalam satu sistem cerdas.
Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim, menjelaskan bahwa Wuling Darion PHEV dirancang untuk fleksibilitas.
“Kendaraan ini memungkinkan pengoperasian dalam mode listrik pada kondisi tertentu serta beralih secara otomatis ke sistem hybrid untuk mendukung fleksibilitas penggunaan pada berbagai skenario berkendara,” katanya dalam siaran pers, Senin (9/2).
Mobil ini ditenagai Sistem Hibrida Ling Power yang otomatis memilih sumber tenaga paling efisien sesuai kondisi jalan. Ada tiga mode utama: EV Mode (tenaga listrik penuh), Hybrid Seri (mesin menghasilkan listrik untuk motor), dan Hybrid Paralel (mesin dan motor bekerja bareng untuk daya ekstra).
Darion PHEV dibekali mesin hibrida 1,5 liter, motor listrik 145 kW, motor generator, transmisi hibrida, serta baterai LFP 20,5 kWh yang bisa diisi ulang eksternal.
Pengaturan baterainya punya dua opsi: EV Max (pakai mode listrik sampai sisa SOC 12%) dan EV First (pakai mode listrik sampai sisa SOC 35%). Setelah itu, sistem otomatis beralih ke mode hybrid atau menyalakan mesin bensin untuk mengisi ulang baterai.
Ada juga fitur keren bernama Force Power Retention. Fitur ini memungkinkan pengisian baterai dari 35% ke 70% untuk kebutuhan tertentu, misalnya saat masuk area perkotaan dengan mode EV. Aktivasi fitur ini bisa langsung dari layar head unit.
Soal jarak tempuh, Wuling Darion PHEV diklaim bisa melaju lebih dari 1.000 km dalam mode gabungan. Kalau pakai tenaga listrik murni, mobil ini sanggup menempuh jarak hingga 125 km. **