KARAWANG – Di tengah hujan deras, Bupati Karawang Aep Syaepuloh tetap bersemangat memimpin kerja bakti membersihkan kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Tangkolak, Desa Sukakerta, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Kehadiran orang nomor satu di Karawang ini menunjukkan bahwa aksi peduli lingkungan bukan sekadar seremonial, melainkan kerja nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Aksi bersih-bersih ini menjadi wujud komitmen Pemkab Karawang dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” kata bupati di Karawang, Sabtu (8/2).
Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Asri, sebuah program nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto dan disampaikan kepada para kepala daerah dalam Taklimat Presiden pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah.
“Hari ini kita hadir di area Pantai Tangkolak bukan untuk seremonial, tapi kerja nyata. Kita ingin kebersihan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga dan pengunjung,” katanya.
Aksi bersih-bersih difokuskan di area mangrove Pantai Tangkolak. Menurut bupati, langkah ini penting untuk menjaga ekosistem pesisir dari pencemaran sampah sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kelestarian lingkungan.
Selain membersihkan kawasan, kegiatan korve juga dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian terhadap alam sekitar.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Karawang, termasuk Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto, Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah, Ketua DPRD Karawang Endang Sodikin, Wakil Bupati Karawang Maslani, serta Danyon 305/Tengkorak Mayor Inf. Afdal Eko Putra. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap gerakan peduli lingkungan ini.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah menambahkan bahwa jajaran kepolisian ikut turun tangan dalam aksi bersih-bersih sebagai bentuk komitmen mendukung program pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sinergi TNI–Polri bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Ia berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi warga untuk lebih peduli terhadap kebersihan kawasan pesisir.
Gerakan Asri sendiri telah dilaksanakan serentak di berbagai daerah Indonesia. Di Jakarta, TNI dan Polri membersihkan sungai dan kawasan wisata seperti Kali Angke dan Kanal Ciliwung. Di Bangka Belitung, jajaran kepolisian menggelar gotong royong massal di ruang publik untuk menekan dampak lingkungan dan mencegah ancaman kesehatan masyarakat.
Di Sulawesi Utara, Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara meluncurkan Gerakan Indonesia ASRI dengan melibatkan ASN membersihkan fasilitas publik. Bupati Ronald Kandoli menegaskan bahwa gerakan ini diharapkan menjadi budaya baru masyarakat dalam menjaga lingkungan bersih dan indah.
Selain fokus pada kebersihan, Presiden Prabowo juga menekankan percepatan program pengelolaan sampah menjadi energi listrik (Waste to Energy) di beberapa kota besar. Hal ini menunjukkan bahwa Gerakan Asri bukan hanya soal bersih-bersih, tetapi juga bagian dari strategi besar pengelolaan sampah nasional yang berkelanjutan.**