JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya cuaca ekstrem berupa angin kencang dan puting beliung yang melanda beberapa daerah di Indonesia dalam beberapa hari terakhir. Peristiwa ini mengakibatkan kerusakan rumah warga dan berdampak pada puluhan kepala keluarga di sejumlah wilayah.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan di Jakarta, Sabtu (7/3), bahwa angin kencang yang terjadi di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, pada Rabu (4/3) menimbulkan korban luka serta merusak 17 rumah dan fasilitas umum.
Di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, angin kencang juga menimbulkan kerusakan pada rumah warga. Sebanyak 28 kepala keluarga terdampak, dengan rincian 12 rumah rusak ringan, 14 rusak sedang, dan dua rumah mengalami kerusakan berat.
Tak hanya di Jawa, cuaca ekstrem juga melanda Kalimantan Selatan. Di Kabupaten Banjar, peristiwa serupa pada Rabu (4/3) berdampak pada 62 kepala keluarga. Sebanyak 61 rumah rusak di enam desa dalam satu kecamatan. Kondisi saat ini mulai berangsur pulih.
Di Jambi, tepatnya Kabupaten Kerinci, angin puting beliung pada hari yang sama menyebabkan 11 kepala keluarga terdampak. Sedangkan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tercatat 31 kepala keluarga mengalami dampak dari kejadian serupa.
Abdul menegaskan bahwa penanganan darurat terus dilakukan oleh pemerintah daerah bersama masyarakat. Warga terdampak juga melakukan perbaikan rumah secara mandiri untuk mempercepat pemulihan.
BNPB mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan. Langkah mitigasi sederhana seperti memangkas dahan pohon yang rawan tumbang dan memeriksa kondisi atap rumah sangat dianjurkan untuk mengurangi risiko.