Lima Tempat Legendaris Menikmati Bandrek dan Bajigur di Kota Bandung

BANDREK dan bajigur, dua minuman khas Sunda yang sampai sekarang masih banyak dicari. (Foto: Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Bagi banyak orang Sunda, segelas bandrek atau bajigur bukan sekadar minuman. Ia adalah kenangan masa kecil, ketika keluarga berkumpul di teras rumah sambil menikmati hangatnya jahe dan manisnya gula aren di tengah hujan. Kehangatan itu masih bisa dirasakan hingga kini di berbagai kedai legendaris Bandung.

Bandrek merupakan minuman berbahan dasar jahe dan gula merah, dengan tambahan rempah seperti serai, merica, daun pandan, bahkan telur ayam kampung di beberapa daerah. Sensasi pedas hangatnya membuat tubuh terasa segar.

Sedangkan bajigur merupakan minuman yang terbuat dari santan dan gula aren, diberi sedikit jahe serta garam. Aroma wangi pandan atau vanili menambah kenikmatan, sementara beberapa penjual menambahkan kopi tubruk untuk cita rasa unik.

Di Kota Bandung ada tempat-tempat legendaris untuk menikmati minuman ikon Sunda tersebut.

  1. Bajigur Asli Ibu Hj. Siti Maemunah
    • Berdiri sejak 1958, terkenal dengan sajian bajigur klasik dan gorengan pendamping.
    • Lokasi: Jalan Cisangkuy, Cihapit, Bandung Wetan.
    • Jam buka: Selasa–Minggu, 17.00–22.00 WIB.
  2. Bandrek Corner Sukajadi
    • Konsep modern dengan menu favorit bandrek susu yang creamy.
    • Cocok untuk nongkrong ditemani camilan seperti cireng atau singkong goreng.
  3. Kedai Bajigur Bandrek Two Aa
    • Sejak 1963, dikenal dengan inovasi rasa: cokelat, greentea, taro, hingga tiramisu.
    • Lokasi: Jalan Ahmad Yani No. 299, Bandung.
    • Jam buka: setiap hari, 17.00–00.00 WIB.
  4. Bandrek Bajigur H. Kodir
    • Sajian hangat maupun dingin tersedia, lengkap dengan gorengan.
    • Lokasi: Jalan Cisangkuy No. 32–38, Bandung Wetan.
    • Jam buka: setiap hari, 17.00–00.00 WIB.
  5. Warung Bandrek Jalan Braga
    • Warung mungil bergaya vintage di kawasan legendaris Braga.
    • Bandrek khas dengan aroma kayu manis, cocok dinikmati di malam hari.

Bandrek dan bajigur bukan hanya penghangat tubuh, tetapi juga bagian dari identitas kuliner Sunda. Menikmati segelas hangat di Bandung berarti merasakan sejarah, tradisi, dan kehangatan budaya yang terus hidup hingga kini. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu