BANDUNG – Bagi banyak orang Sunda, segelas bandrek atau bajigur bukan sekadar minuman. Ia adalah kenangan masa kecil, ketika keluarga berkumpul di teras rumah sambil menikmati hangatnya jahe dan manisnya gula aren di tengah hujan. Kehangatan itu masih bisa dirasakan hingga kini di berbagai kedai legendaris Bandung.
Bandrek merupakan minuman berbahan dasar jahe dan gula merah, dengan tambahan rempah seperti serai, merica, daun pandan, bahkan telur ayam kampung di beberapa daerah. Sensasi pedas hangatnya membuat tubuh terasa segar.
Sedangkan bajigur merupakan minuman yang terbuat dari santan dan gula aren, diberi sedikit jahe serta garam. Aroma wangi pandan atau vanili menambah kenikmatan, sementara beberapa penjual menambahkan kopi tubruk untuk cita rasa unik.
Di Kota Bandung ada tempat-tempat legendaris untuk menikmati minuman ikon Sunda tersebut.
Bandrek dan bajigur bukan hanya penghangat tubuh, tetapi juga bagian dari identitas kuliner Sunda. Menikmati segelas hangat di Bandung berarti merasakan sejarah, tradisi, dan kehangatan budaya yang terus hidup hingga kini. **