Tinjau Lokasi Pohon Tumbang, Farhan Pastikan Semua SKPD Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi

Wali Kota Bandung, H.M. Farhan meninjau lokasi pohon tumbang. (Foto/Humas Pemkot Bandung)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah bertindak cepat dalam menangani dampak bencana akibat cuaca ekstrem yang melanda kota.

“Semua dinas di Pemerintah Kota Bandung turun tangan langsung. Ini menunjukkan kesiapsiagaan kita dalam menghadapi situasi darurat,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Farhan usai melakukan peninjauan ke sejumlah titik yang terdampak bencana hidrometeorologi pada Sabtu, 4 April 2026.

Lokasi yang dikunjungi antara lain Microlibrary Bima di Jalan Bima, kawasan Jalan Citepus 3 RW 10 Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo, Jalan Cihapit, serta SDN 023 Pajagalan.

Dalam kegiatan peninjauan itu, Farhan didampingi oleh jajaran perangkat daerah, di antaranya Diskominfo, DPKP, Disdik, Disdamkarmat, BPBD, serta unsur kewilayahan setempat.

Ia menyoroti bahwa peristiwa pohon tumbang dalam jumlah besar menjadi perhatian serius, mengingat pohon peneduh merupakan bagian dari identitas Kota Bandung.

“Kita menghadapi kejadian luar biasa. Pohon-pohon besar yang selama ini menjadi ciri khas kota banyak yang tumbang,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Bandung segera melakukan koordinasi lintas dinas untuk menyusun langkah mitigasi, termasuk pemangkasan pohon yang berpotensi tumbang.

“Kita akan lakukan koordinasi dalam waktu cepat, melibatkan dinas teknis seperti permukiman, damkar, perhubungan, bina marga hingga pertanian untuk menyusun langkah pencegahan,” jelasnya.

Langkah tersebut diambil agar risiko serupa bisa diminimalisir jika cuaca ekstrem kembali terjadi di masa mendatang.

Dalam kesempatan itu, Farhan juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Bandung.

Ia menekankan pentingnya kehati-hatian warga, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

Selain imbauan, Pemkot Bandung juga menyiapkan langkah mitigasi cepat berupa pemapasan pohon-pohon yang dianggap berisiko tumbang.

Langkah ini akan dilakukan melalui koordinasi lintas dinas dalam waktu singkat, untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana berikutnya.

Farhan turut menyampaikan rasa duka mendalam atas adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Kami sangat prihatin. Kita tidak ingin kejadian ini terulang kembali,” katanya.

Sebagai bentuk kepedulian, Pemkot Bandung akan memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal dunia.

“Untuk korban yang wafat, akan diberikan santunan sebesar Rp50 juta kepada keluarga,” ungkapnya.

Ia berharap bantuan tersebut bisa meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi dorongan bagi Pemkot Bandung untuk terus memperkuat upaya mitigasi bencana ke depan. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu