Pemkot Bandung Tindak Cepat Longsoran Tebing di Jalur Dago Bengkok

PEKERJA sedang memperbaiki jalan yang amblas di kawasan Dago Bengkok. (Foto/Humas Pemkot Bandung)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Kawasan Dago Bengkok, Kota Bandung, digegerkan oleh peristiwa longsoran tebing yang terjadi di jalur menuju lokasi tersebut. Pemerintah Kota Bandung langsung turun tangan untuk memastikan kondisi tetap aman bagi masyarakat yang melintas. Peristiwa ini bukan terjadi pada badan jalan, melainkan pada tebing penahan tanah di sisi jalur utama.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Rizki Kusrulyadi, menegaskan bahwa pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di titik tersebut memang sedang berlangsung. Pekerjaan itu merupakan bagian dari upaya permanen memperkuat tebing yang sebelumnya hanya ditangani sementara dengan bronjong.

Rizki menjelaskan, saat proses penggalian pondasi dilakukan, longsoran muncul akibat kendaraan berat seperti truk dan bus yang melintas terlalu dekat ke tepi jalan. Kondisi itu memengaruhi kestabilan tebing sehingga material tanah amblas. Kejadian ini dikonfirmasi Rizki pada Jumat, 12 Juni 2026.

Meski terjadi longsoran, Pemkot Bandung memastikan tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengalami cedera.

“Alhamdulillah tidak ada,” ujar Rizki.

Untuk menjamin keselamatan pengguna jalan dan mempercepat penanganan, DSDABM telah melakukan sejumlah langkah darurat.

Di antaranya menutup satu lajur lalu lintas, membatasi tonase kendaraan besar yang melintas, memasang rambu-rambu peringatan serta memasang terpal pelindung untuk mencegah air hujan memperparah kondisi tebing.

Selain itu, petugas juga membersihkan material longsoran dan menyiapkan pekerjaan lanjutan berupa pemasangan soil nailing, shotcrete (shot concrete), pembangunan fondasi bore pile hingga pemasangan dinding penahan tanah berbahan beton.

Rizki menuturkan, sejak Rabu lalu pihaknya telah berupaya memasang sheet pile sebagai bagian dari pengamanan lokasi. Namun, kondisi area kerja yang sempit menjadi tantangan tersendiri dalam proses pelaksanaan di lapangan.

“Secara umum ini adalah pekerjaan pembangunan tembok penahan tanah dengan struktur beton untuk memperkuat tebing dan menjaga keamanan jalur lalu lintas di kawasan tersebut,” tuturnya.

Pemkot Bandung terus memantau perkembangan pekerjaan dan berupaya mempercepat penyelesaian konstruksi agar kondisi tebing kembali stabil serta aktivitas lalu lintas di kawasan Dago Bengkok dapat berjalan normal dengan aman. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu