BANDUNG – PERSIB U20 menatap laga penting melawan Bali United dalam pertandingan ke-17 Grup B Elite Pro Academy (EPA) Super League yang akan berlangsung di SPOrT Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Jumat, 23 Januari 2026.
Pertandingan kandang ini menjadi kesempatan bagi Maung Ngora untuk kembali ke jalur kemenangan setelah hasil kurang konsisten di beberapa laga terakhir.
Tim muda PERSIB bertekad meraih tiga poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara. Saat ini, mereka berada di peringkat kelima dengan koleksi 26 poin.
Kemenangan terakhir diraih pada 14 Desember 2025 ketika menundukkan PSIM Yogyakarta dengan skor 2-1, sehingga laga melawan Bali United menjadi momentum kebangkitan.
Pelatih Sabrun Hanapi menegaskan bahwa motivasi pemainnya sedang tinggi. Ia menyebut kehadiran gelandang Nazriel Alfaro Syahdan dari skuad utama akan menjadi dorongan tambahan bagi tim. Kehadiran Nazriel diharapkan mampu menambah kekuatan lini tengah PERSIB U20.
Meski demikian, Maung Ngora harus kehilangan bek tengah andalan, Deva Agung Budiyana, yang tidak dalam kondisi fit. Absennya Deva akan ditutup dengan opsi pemain bertahan lain seperti Maliq Aqmar Kusuma Winata, Odilo Pinutusta, dan Romeo Fedta yang siap mengisi kekosongan di lini belakang.
“Secara keseluruhan pemain siap tampil, hanya Deva Agung yang absen. Kabar baiknya, Nazriel bisa turun bersama tim U20. Ini menjadi motivasi tambahan bagi kami untuk tampil maksimal,” ujar Sabrun pada Kamis, 22 Januari 2026.
Selain tambahan tenaga dari Nazriel, PERSIB U20 masih memiliki peluang untuk lolos dari fase pendahuluan. Mereka hanya tertinggal 12 poin dari Malut United yang berada di puncak klasemen, sementara kedua tim masih menyisakan 16 pertandingan.
Sabrun menekankan bahwa para pemain tidak terbebani dengan target tersebut. “Anak-anak tetap menikmati proses yang sedang dijalani. Semoga laga besok bisa kami menangkan dan menjadi langkah menuju babak final,” harapnya. **