CISARUA – Proses pencarian korban longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat masih terus berjalan. Hingga hari ketiga, tim gabungan Search and Rescue (SAR) berupaya menemukan 65 orang yang dilaporkan masih tertimbun material longsor.
Untuk mempercepat evakuasi, Basarnas mengerahkan sembilan alat berat dan tujuh pompa air. Direktur Operasi Basarnas, Yudhi Bramantyo, menjelaskan bahwa operasi dilakukan dengan pola yang sama seperti hari-hari sebelumnya, hanya kali ini dengan dukungan peralatan lebih banyak.
Selain itu, hampir 1.000 personel dari berbagai unsur gabungan ikut turun tangan. Bahkan, ada 12 anjing pelacak K-9 yang didatangkan dari kepolisian dan Kantor SAR Semarang untuk membantu pencarian di lokasi yang sulit dijangkau.
Operasi pencarian dibagi ke beberapa sektor, timur dan barat, lalu diperkecil lagi agar lebih fokus. Sementara itu, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, menyampaikan bahwa hingga Senin pagi sudah ada 25 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi. Dari jumlah itu, 17 korban telah teridentifikasi dan dikembalikan ke keluarga masing-masing.
Beberapa korban yang sudah teridentifikasi antara lain Suryana (57), Jajang Tarta (35), Dadang Apung (60), Nining (40), Nurhayati (42), Lina Lismayanti (43), A.I. Sumarni (35), Koswara (40), Koswara (26), Ayu Yuniarti (31), serta M. Kori (30) yang dikenali melalui potongan tubuh berupa tangan.
Upaya pencarian ini masih terus dilakukan dengan harapan seluruh korban bisa segera ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian. **