Kota Bandung Butuh Pembenahan Infrastruktur, Farhan: Pilih Ngebut atau Terstruktur

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan. (Foto/Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Kebutuhan pembenahan infrastruktur menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian khusus di usia ke-216 Kota Bandung. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas dan layanan perkotaan, pembangunan infrastruktur dinilai menjadi langkah penting untuk menunjang aktivitas warga.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, saat Bincang-bincang Live DetikJabar Spesial HUT ke-216 Kota Bandung, Jumat (25/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Farhan mengaku menikmati suasana diskusi yang mengingatkannya pada profesi yang pernah lama digelutinya sebagai penyiar.

“Saya selalu bahagia ada di podcast, karena kan kembali ke dunia saya sebagai penyiar. Melepaskan hobi lama lah,” kata Farhan.

Menurutnya, interaksi melalui media menjadi salah satu sarana komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat.

“Ini merupakan bentuk komunikasi nyata antara saya sebagai wali kota dengan seluruh warga Bandung,” ujarnya.

Dalam perbincangan tersebut, Farhan juga menanggapi berbagai masukan yang disampaikan masyarakat melalui media maupun kanal digital.

Ia mengatakan, warga mulai memahami bahwa Kota Bandung saat ini membutuhkan pembenahan infrastruktur. Menurutnya, terdapat dua pendekatan yang dapat dilakukan dalam pembangunan, yakni mempercepat pengerjaan atau menjalankannya secara lebih terstruktur.

“Saya rasa warga sudah mulai menyadari bahwa bagaimanapun juga kita sedang memerlukan pembenahan infrastruktur. Nah, ada dua cara, mau cara ngebut atau cara terstruktur,” ungkapnya.

Farhan menyadari pembangunan yang dilakukan secara cepat dapat menimbulkan dampak terhadap aktivitas masyarakat, salah satunya kemacetan lalu lintas.

“Kalau cara ngebut ya lumayan, bikin macet gitu. Kalau cara terstruktur, macetnya lebih terkendali,” ujarnya.

Meski demikian, ia menegaskan pendekatan apa pun yang digunakan harus tetap berorientasi pada manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Tapi cara apa pun yang kita gunakan, kita pastikan nanti hasil pembangunan infrastruktur itu akan sangat bermanfaat untuk semua orang,” jelasnya.

Selain membahas pembangunan kota, Farhan juga menyoroti perubahan yang terjadi dalam industri media.

Menurutnya, media tidak hanya berfungsi memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai konsumen informasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk arah perkembangan masyarakat.

“Buat saya yang paling penting media tidak hanya bisa merespons kebutuhan masyarakat atau konsumen media tetapi juga bisa menjadi satu elemen yang akan mengarahkan tren,” ungkapnya.

Karena itu, Farhan berharap media mampu mendorong masyarakat menjadi lebih produktif, maju, serta terbuka terhadap informasi dan berbagai perubahan yang terjadi.

“Supaya warga juga bisa menuju ke arah yang lebih produktif, lebih maju dan lebih terbuka pikiran dan informasinya,” tuturnya. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu