Tips Anti Boncos Bagi-Bagi Hampers Lebaran

HAMPERS lebaran. (Foto/Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

JAKARTA – Menjelang Lebaran, tradisi kirim bingkisan alias hampers ke keluarga, sahabat, sampai kolega memang jadi momen yang ditunggu-tunggu. Rasanya kurang lengkap kalau nggak ada hantaran manis di hari raya.

Tapi hati-hati, kalau nggak diatur dengan baik, niat berbagi bisa bikin dompet tipis dan tabungan terkuras.

Dikutip dari ANTARA, perencana jeuangan Rista Zwestika CFP, WMI kasih bocoran cara aman berbagi hampers biar tetap happy tanpa bikin kantong nangis. “Pertama tentukan anggaran hampers dari awal. Misalnya maksimal 5-10 persen dari THR,” kata Rista.

Setelah tahu batas anggaran dan siapa aja yang bakal dikirimi hampers, jangan lupa luangin waktu buat riset produk. Cari yang sesuai budget dan rencanakan pembelian biar nggak kalap.

Rista juga ngasih opsi bikin hampers sendiri. Selain lebih personal, cara ini bisa bikin pengeluaran lebih terkontrol. “Hampers tidak harus mahal, yang penting adalah perhatian dan niat berbagi,” kata CEO dan Founder Finante itu.

Ia menambahkan, sebaiknya hampers dikirim ke orang-orang terdekat aja, seperti keluarga, kerabat, dan sahabat. Jadi lebih fokus dan nggak bikin pengeluaran melebar ke mana-mana.

Menariknya, tradisi hampers ternyata bukan cuma milik umat Muslim. Laporan Jakpat bertajuk “Future Insight into Ramadan and Eid 2025” nunjukin kalau warga non-Muslim juga ikutan berbagi hampers.

Survei terhadap 1.702 responden Muslim dan 245 responden non-Muslim nunjukin, dana hampers biasanya sekitar Rp100 ribu–Rp200 ribu di kalangan non-Muslim, sementara Muslim nyiapin Rp250 ribu–Rp500 ribu.

Isi hampers pun beragam, mulai dari kue kering, makanan dan minuman kemasan, sampai bahan makanan pokok. Jadi bukan cuma soal harga, tapi lebih ke rasa kebersamaan yang dibawa bingkisan itu. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu