BANDUNG – Sebanyak 7 ton beras disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat dalam kegiatan Ramadan Berbagi Sembako untuk 1.000 Mustahik Zakat. Acara ini berlangsung di Aula Taman Belajar Al-Afifiyah, Kelurahan Cirangrang, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jumat 6 Maret 2026.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata kepedulian sosial sekaligus cara memakmurkan bulan Ramadan dengan berbagi kepada warga yang membutuhkan.
“Alhamdulillah selama sekitar 10 tahun berturut-turut saya secara pribadi selalu diajak oleh Kang Mako untuk hadir dalam kegiatan Ramadan di Al-Afifiyah. Ini bagian dari upaya untuk menghangatkan dan meramaikan bulan Ramadan dengan kegiatan sosial,” ujar Farhan.
Farhan menambahkan, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung yang ikut menyalurkan bantuan kepada masyarakat.
Menurutnya, Baznas Kota Bandung memberikan sekitar 200 paket sembako sebagai bagian dari program penyaluran zakat dan bantuan sosial yang digelar di berbagai wilayah Kota Bandung.
Ia berharap kegiatan berbagi di bulan Ramadan bisa memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian antarwarga.
“Semoga kegiatan ini membawa berkah dan semakin memperkuat semangat saling membantu di tengah masyarakat,” kata Farhan.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Nuur Al Afifiyah, Wahyul Afif Al-Ghifaqi atau yang akrab disapa Kyai Mako, menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya menyalurkan sekitar 7 ton beras kepada masyarakat di Babakan Ciparay dan sekitarnya.
“Tahun lalu kami menyalurkan sekitar 9 ton beras. Tahun ini sekitar 7 ton yang dibagikan kepada masyarakat. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan kembali,” ujarnya.
Selain beras, kegiatan Ramadan Berbagi ini juga menghadirkan paket sembako, takjil, serta santunan bagi warga yang membutuhkan.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil kerja sama antara para dermawan, Baznas, dan Yayasan Nuur Al Afifiyah yang konsisten menggelar kegiatan sosial setiap Ramadan.