JAKARTA – Hari pertama puasa selalu punya vibe yang beda. Ada semangat baru, ada doa-doa yang dipanjatkan, dan tentu saja ada ritual wajib menjelang magrib: berburu takjil.
Di Jalan H. Agus Salim alias Jalan Sabang, sejak KamisĀ (19/2) sore pukul 16.00 WIB, suasana langsung rame. Para pemburu takjil mulai memadati kios-kios, terutama yang jual gorengan dan minuman manis segar.
Saking larisnya, salah satu kios gorengan bahkan udah beres dagang sekitar pukul 17.00 WIB karena stoknya ludes diserbu pembeli, kebanyakan karyawan kantoran sekitar Sabang.
Sepanjang jalan, aroma kolak pisang legit bercampur dengan wangi gorengan yang baru diangkat dari wajan. Semua itu beradu dengan asap kendaraan yang bikin suasana makin khas sore Ramadan di Jakarta.
Menu favorit jelas aneka gorengan, dijual Rp2 ribu sampai Rp3 ribu per biji, lengkap dengan pelengkap kayak bihun dan mie.
Tapi bukan cuma gorengan, jajanan lain juga banyak banget. Ada kue lekker, siomay, batagor, Cimol Bojot Aa, sampai makanan khas Betawi rujak juhi.
Minuman segar juga nggak kalah rame. Kolak pisang, kolang-kaling, biji salak, es cincau, sampai minuman dingin lain dijual kisaran Rp10-13 ribu.
Buat yang cari opsi sehat, ada minuman rempah Dawa yang langsung diracik di tempat. Pilihannya mulai dari wedang uwuh, temulawak madu, jahe kencur, sampai kopi hangat.
Sukaesih, penjual rujak juhi dari kios Juhi Sabang Kang Erwin, cerita kalau Ramadan biasanya dagangannya bisa laku lebih dari 100 porsi sehari.
Meski begitu, ia bilang pengunjung hari pertama kali ini belum seramai Ramadan sebelumnya. āBiasanya kalau bulan puasa bisa habis 100 porsi. Cuma sekarang belum begitu ramai di hari pertama,ā kata dia.
Selain di Sabang, spot berburu takjil seru juga ada di Pasar Benhil. Menjelang magrib, tempat ini selalu rame dengan aneka kolak, es buah, dan gorengan khas Nusantara.
Nggak jauh dari Grand Indonesia, tepatnya di Jalan Kebon Kacang, deretan pedagang musiman juga menawarkan menu berbuka yang bikin ngiler.
Kawasan Jalan Sabang sampai sekitar Stasiun Gondangdia memang udah lama dikenal sebagai spot kuliner legendaris dengan suasana sore yang hidup.
Di area Masjid Cut Meutia, pengunjung bisa sekalian ibadah sambil berburu jajanan tradisional. Cocok banget buat melengkapi momen berbuka puasa bareng keluarga, sahabat, atau bahkan sendiri. **