BANDUNG – Kota Bandung semakin menegaskan posisinya sebagai kota event. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa sektor pariwisata dan penyelenggaraan event menjadi penopang utama perputaran ekonomi daerah tahun ini.
Menurutnya, potensi ekonomi Bandung saat ini masih bertumpu pada wisata, festival, serta berbagai kejuaraan olahraga yang mampu mendatangkan pergerakan massa dalam jumlah besar.
“Sekarang tugas kami membangun ekosistem wisata yang luas sehingga potensi ekonominya tinggi. Festival-festival, pertunjukan, lomba-lomba olahraga itu masih jadi andalan,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Kamis (19/2).
Kota Bandung hampir dipastikan menjadi tuan rumah Pekan Paralimpik Daerah serta mendukung pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi. Selain itu, pertandingan klub olahraga profesional juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Farhan mencontohkan antusiasme penonton Persib Bandung dan Satria Muda Pertamina Bandung yang mampu menggerakkan sektor kuliner, transportasi, hingga perhotelan. “Ekonomi itu berputar dari event-event. Itu yang kita jaga,” katanya.
Ia juga membuka peluang menghadirkan lebih banyak kejuaraan nasional di Bandung, termasuk cabang voli dan bulu tangkis yang memiliki basis penggemar besar.
Meski tingkat hunian hotel tidak setinggi sebelumnya karena tren kunjungan pulang-pergi, kontribusi pajak dari sektor hotel dan restoran tetap menunjukkan peningkatan.
Farhan optimis, jika ekosistem event diperkuat dan diperluas, perputaran ekonomi akan semakin merata dan berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah serta kesejahteraan warga. **