JAKARTA – Kota Jakarta lagi-lagi jadi pusat perhatian dengan dimulainya rangkaian Harmoni Imlek Nusantara 2026. Bundaran HI berubah jadi panggung meriah yang memadukan budaya Tionghoa dan Betawi, bikin suasana penuh warna dan dirayakan bareng seluruh warga.
Ketua Umum Panitia Imlek Nasional 2026, Irene Umar, bilang pembukaan kali ini sengaja dibuat spektakuler dengan melibatkan masyarakat luas. Lagu-lagu khas negeri tirai bambu pun ikut menghidupkan suasana.
“Happy. Pecah. Luar biasa, ini rangkaian acara dari Harmoni Imlek Nusantara di mana dari pusat kan kita melakukan bukan hanya di Jakarta tapi kita konsolidasi ya,” kata Irene saat ditemui di acara pembukaan, Jumat (13/2).
Irene menambahkan, Harmoni Imlek Nusantara bukan cuma acara lokal, tapi juga kolaborasi aktif dengan pemerintah pusat dan daerah di berbagai provinsi. Semua ini digelar untuk memperingati Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Nggak cuma di Jakarta, perayaan bakal lanjut sampai Cap Go Meh di kota-kota lain seperti Palembang, Singkawang, Medan, Manado, Makassar, dan Pontianak. Di sana, masyarakat bisa menikmati barongsai, festival lampion, sampai bazar kuliner khas.
“Jadi untuk di Jakarta juga ada tanggal 22 sampai tanggal 1 Maret, itu ada bazar, kita buka puasa bersama dalam nuansa Imlek dan Ramadhan yang luar biasa,” kata Irene.
Yang bikin makin keren, pemerintah pusat dan daerah juga ngajak sektor industri kreatif buat ikut meramaikan. Ada instalasi patung bernuansa Imlek, terowongan lampion, sampai atraksi flying drone LED yang pertama kali ditampilkan di Indonesia.
Irene menekankan, momen ini juga jadi kesempatan emas buat brand lokal dan pelaku ekonomi kreatif nunjukin produk mereka ke masyarakat luas, sekaligus berkolaborasi dengan pemerintah.
Acara pembukaan sendiri diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.
Biar makin semarak, Pemprov DKI Jakarta juga siap gelar berbagai lomba dan festival. Mulai dari Lomba Dekorasi Imlek Jakarta, Festival Pecinan Jakarta, Harmony Jakarta Powered by Jakarta City Branding, Jakarta Light Festival, Festival Klenteng, sampai Cap Go Meh sebagai penutup rangkaian. **