Pemkot Bandung Kaji Penamaan Taman dengan Sentuhan Sejarah dan Budaya, Bulan Maret Ditargetkan Selesai

Pemkot Bandung tengah mengkaji penataan nama taman-taman kota dengan pendekatan sejarah dan budaya. (Foto: Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung sedang melakukan kajian penataan nama taman-taman kota dengan melibatkan budayawan dan akademisi. Kajian ini dilakukan untuk memastikan penamaan ruang publik tetap menghormati sejarah, budaya, serta memori kolektif warga.

Prosesnya dijalankan melalui pengumpulan dokumen dan data historis yang dimiliki Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus). Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, penataan nama taman tidak dilakukan secara sepihak.

“Teman-teman budayawan sekarang sedang mendalami ditambah dengan dokumen-dokumen dokumentasi yang dimiliki oleh Disarpus. Jadi kita akan sesuaikan nanti,” ujarnya. Menurutnya, kajian ini memungkinkan satu taman memiliki lebih dari satu nama, di mana nama lama tetap dipertahankan sebagai alias.

Farhan mencontohkan, sejumlah taman di Bandung selama ini dikenal dengan sebutan berbeda-beda oleh masyarakat. Perbedaan tersebut justru dianggap penting karena mencerminkan dinamika sejarah dan kebiasaan warga dari waktu ke waktu.

“Kemungkinan nantinya ada satu taman punya beberapa. Ada beberapa nama. Alias, alias. Nama dulu masih digunakan tapi ditambah,” katanya.

Selain itu, dokumen historis yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam penetapan nama resmi. Farhan menekankan bahwa kajian ini tidak membutuhkan anggaran besar karena masuk dalam kegiatan rutin pemerintah.

“Anggaran rutin. Enggak besar. Enggak sampai miliaran,” tegasnya. Kajian dilakukan melalui kerja sama lintas perangkat daerah, termasuk Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Ia menambahkan, proses kajian akan melalui uji akademis sehingga berpotensi memunculkan diskursus publik. “Kajian itu mesti ada uji akademisnya dulu. Uji akademisnya kan pasti mengundang perdebatan yang seru,” ujarnya.

Farhan menargetkan kajian penataan nama taman kota selesai pada Maret mendatang. “Target kami pada bulan Maret harus sudah selesai,” tuturnya.

Harapannya, penataan nama taman kota Bandung dapat menjadi ruang dialog terbuka agar identitas sejarah dan budaya warga tetap terjaga dalam ruang publik. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu