BPBD Kota Bandung Ubah Fokus Mitigasi, Resapan Air Jadi Kunci Atasi Banjir

PEMKOT Bandung menjadikan penghijauan dan sumur resapan fokus mitigasi banjir. (Foto: Humas Pemkot Bandung)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung mengubah strategi dalam menghadapi ancaman banjir dan longsor. Perubahan dilakukan karena banjir di perkotaan tidak hanya disebabkan oleh kapasitas sungai, tetapi lebih banyak dipicu oleh berkurangnya kemampuan tanah menyerap air akibat alih fungsi lahan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung, Didi Ruswandi, menjelaskan bahwa pembangunan yang masif telah mengurangi area resapan. Akibatnya, air hujan lebih banyak melimpas ke permukaan dan meningkatkan risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi.

“Selama ini banjir sering dikaitkan dengan kapasitas aliran sungai. Padahal yang paling mendasar adalah kapasitas resapan. Ketika resapan berkurang, potensi banjir otomatis meningkat,” kata Didi, Selasa (3/2).

Untuk mengatasi hal tersebut, BPBD mendorong langkah mitigasi berbasis lingkungan. Program yang dijalankan meliputi pembangunan sumur resapan, kolam retensi, serta penghijauan di kawasan rawan banjir.

Menurut Didi, cara ini lebih berkelanjutan karena menyasar akar masalah, bukan hanya gejala banjir semata.

“Upaya mengurangi banjir harus dimulai dari memperbesar daya serap tanah. Sumur resapan, kolam retensi dan penghijauan menjadi solusi yang paling realistis. Kawasan yang hijau memiliki kemampuan resapan jauh lebih baik dibandingkan kawasan yang gundul,” jelasnya.

Selain itu, BPBD mengajak masyarakat dan pengembang untuk ikut menjaga fungsi resapan air. Bentuk partisipasi dapat berupa penanaman pohon di lingkungan permukiman maupun penerapan konsep bangunan ramah air.

Didi menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan warga sangat penting dalam membangun ketahanan kota terhadap bencana hidrometeorologi.

“Mitigasi bencana tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kesadaran kolektif untuk menjaga ruang hijau dan tidak menutup seluruh permukaan tanah dengan beton akan sangat menentukan masa depan Bandung dalam menghadapi ancaman banjir dan longsor,” tuturnya. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu