BANDUNG – Kota Bandung kembali menjadi pusat perhatian internasional dengan digelarnya Asia Africa Festival (AAF) 2026 pada 11-12 Juli mendatang. Festival tahunan ini akan menghadirkan beragam kegiatan budaya yang tersebar di kawasan ikonik Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, dan sekitarnya. Mulai dari Asia Africa Carnival, Asia Africa Corner, hingga Asia Africa Market, seluruh rangkaian acara siap memikat warga maupun wisatawan.
Puncak acara akan berlangsung pada Sabtu, 11 Juli 2026, melalui Asia Africa Carnival. Parade karnaval dijadwalkan dimulai pukul 09.25 hingga 11.25 WIB. “Bagi masyarakat yang tidak bisa datang langsung ke lokasi, seluruh kemeriahan karnaval juga dapat disaksikan melalui siaran langsung di media sosial resmi Pemerintah Kota Bandung,” demikian keterangan panitia.
Sebelum parade dimulai, pengunjung akan disuguhkan opening ceremony yang berisi penampilan seni, sambutan pejabat, hingga seremoni pembukaan. Karnaval budaya kemudian dilanjutkan dengan penampilan delegasi dari 27 negara Asia dan Afrika, mahasiswa internasional, serta puluhan komunitas seni dan budaya dari berbagai daerah.
Selain karnaval, Asia Africa Corner digelar di Gedung De Majestic dan Gedung Pusat Kebudayaan (YPK). Acara berlangsung dua hari dengan agenda pertunjukan seni, bedah buku, teater, musikalisasi puisi, hingga diskusi dan pemutaran film.
Di kawasan Braga Pendek, Asia Africa Market menghadirkan hiburan musik selama dua hari.
Bagi masyarakat yang tidak hadir langsung, live streaming Asia Africa Festival 2026 tersedia pada Sabtu, 11 Juli 2026 mulai pukul 08.30 WIB melalui:
Melalui siaran langsung ini, masyarakat bisa mengikuti opening ceremony, parade delegasi, hingga penampilan seni dari mana saja.