BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akhirnya menetapkan PT Fauna Land Ancol sebagai pengelola baru Kebun Binatang Bandung. Penunjukan ini dilakukan setelah melalui proses seleksi terbuka dan profesional, dengan melibatkan Kementerian Kehutanan sebagai pihak yang berwenang dalam aspek konservasi satwa.
Fauna Land Ancol, yang dikenal sebagai pengelola wahana konservasi satwa di kawasan Ancol, Jakarta, akan memegang kontrak pengelolaan Bandung Zoo selama 26 tahun ke depan.
Keputusan ini diharapkan mampu membawa kebun binatang yang sempat tutup selama enam bulan kembali hidup, dengan standar pengelolaan yang lebih modern dan bertanggung jawab.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa penetapan pengelola baru bukan sekadar soal bisnis, melainkan juga menyangkut kesejahteraan satwa, fungsi konservasi, serta manfaat sosial bagi masyarakat.
“Kami ingin Bandung Zoo kembali menjadi ruang publik yang hidup, satwanya sejahtera, dan masyarakat mendapatkan manfaat edukasi serta rekreasi,” ujarnya.
Fauna Land Ancol sendiri memiliki rekam jejak dalam mengelola kawasan konservasi dengan pendekatan animal welfare. Mereka berkomitmen menghadirkan program edukasi lingkungan, memperbaiki habitat satwa, serta melakukan revitalisasi fasilitas agar kebun binatang kembali menjadi destinasi wisata keluarga yang aman dan nyaman.
Selain itu, perusahaan ini juga menyiapkan investasi jangka panjang untuk mendukung operasional Bandung Zoo. Revitalisasi kawasan, pengembangan fasilitas, serta kerja sama dengan lembaga konservasi internasional menjadi bagian dari strategi mereka.
Dengan pengalaman yang dimiliki, Fauna Land Ancol diharapkan mampu menjawab tantangan besar Bandung Zoo, mulai dari pemulihan satwa, perbaikan fasilitas, hingga penguatan fungsi konservasi. Pemkot Bandung memastikan akan terus mengawal masa transisi agar seluruh komitmen dapat diwujudkan secara nyata.
Penetapan ini menjadi tonggak penting bagi Bandung Zoo, yang selama ini menjadi ikon wisata sekaligus lembaga konservasi di Kota Bandung. Dengan pengelola baru, masyarakat menanti kebun binatang ini kembali hadir sebagai ruang rekreasi, edukasi, dan konservasi yang membanggakan.