Pemkot Bandung Mulai Benahi 10 Ruas Jalan, Trotoar dan Drainase Menyusul

PEKERJA sedang memperbaiki jalan di Kota Bandung. (Foto/Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung kini tengah melaksanakan program penataan infrastruktur secara bertahap. Fokus utama diarahkan pada perbaikan jalan, trotoar, serta sistem drainase di sejumlah titik yang dianggap vital bagi aktivitas warga.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung, Rizky Kusrulyadi, menyampaikan bahwa ada 10 ruas jalan yang masuk dalam tahap pertama pengerjaan.

“Untuk kondisi terkini, kami sudah bersiap melaksanakan perbaikan di 10 ruas jalan. Dalam satu paket pekerjaan, bisa terdiri dari beberapa ruas yang saling terhubung,” ujarnya.

Rizky menuturkan, pemilihan ruas jalan tersebut mengikuti arahan Wali Kota Bandung. Prioritas diberikan pada kawasan yang menjadi pusat kegiatan ekonomi, wisata, dan pendidikan agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Salah satu ruas yang sudah selesai diperbaiki adalah Jalan Sunda. Adapun ruas lain yang sedang ditangani meliputi Jalan Tamansari, Jalan Sulanjana, Jalan Wastukencana, Jalan Gunung Batu, Jalan Sukaraja, kawasan Astanaanyar, serta beberapa titik lainnya.

Ia menjelaskan, setiap kontrak pekerjaan biasanya ditargetkan selesai dalam waktu tiga bulan. Namun, ada beberapa ruas yang berhasil dirampungkan lebih cepat dari jadwal.

“Targetnya sekitar tiga bulan, tetapi ada beberapa yang sudah selesai sebelum masa kontrak berakhir,” kata Rizky.

Rizky menambahkan, pengerjaan ini baru tahap awal. Pemkot Bandung sudah menyiapkan tahapan berikutnya agar penataan berjalan berkesinambungan.

Untuk tahap kedua, saat ini sedang disiapkan dokumen pengadaan. Sedangkan tahap ketiga masih dalam proses finalisasi perencanaan agar dokumen pelaksanaan lebih lengkap.

Selain jalan, penataan juga akan menyasar trotoar. DSDABM merencanakan perbaikan di 11 ruas trotoar, dengan catatan proses pengadaan berjalan lancar.

Beberapa lokasi yang menjadi prioritas antara lain Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Merdeka, Jalan LLRE Martadinata, Jalan Braga, hingga Jalan Asia Afrika.

“Perbaikan trotoar bisa berupa perbaikan kondisi fisik maupun kelengkapan, terutama pada titik-titik yang saat ini penataannya masih kurang baik,” jelasnya.

Sementara itu, penanganan drainase tetap dilakukan meski sifatnya lebih tersebar. Banyak kegiatan drainase berasal dari usulan masyarakat melalui reses dan Musrenbang, serta program prioritas di tiap wilayah. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu