JAKARTA – Atta Halilintar, figur publik sekaligus YouTuber ternama, buka cerita soal keterlibatannya sebagai produser eksekutif di film animasi keluarga terbaru, “Garuda di Dadaku”.
Keputusan Atta bergabung ternyata erat kaitannya dengan dunia anak. Sebagai ayah dari dua putri yang gemar nonton film di bioskop, Atta ingin menghadirkan tontonan yang lebih dekat dengan anak-anak Indonesia.
Menurutnya, film animasi untuk anak-anak selama ini masih banyak didominasi karya luar negeri.
“Kenapa ini bisa jadi setuju, karena ternyata dengan adanya GDD (Garuda di Dadaku) ini runtutannya aku jadi mikirin anak-anakku. Karena aku tuh setiap minggu pasti ke bioskop karena anak-anakku suka nonton. Ketika anak-anakku nonton kan kita selalu liatnya Baby Shark luar negeri, animasinya banyaknya luar negeri. Saya tuh sangat senang kalau ada animasi Indonesia,” kata Atta dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
“Ketika bakal ada film anak-anak atau film animasi itu aku bisa nonton sama anakku, bisa cerita, bisa menimbulkan semangat buat mereka,” tambah dia.
Selain soal anak, Atta juga mengaku bergabung karena kecintaannya pada sepak bola dan keinginan meninggalkan legacy.
“Jadi apapun karya yang hari ini kita semua bikin, banyak orang-orang hebat yang ada di karya ini. Ini adalah sebuah legacy yang semoga animasi kita semakin baik, semoga melahirkan mimpi-mimpi baru untuk anak-anak muda Indonesia,” ujar dia.
Film animasi “Garuda di Dadaku” diproduksi BASE Entertainment bersama KAWI Animation. Ceritanya tentang Putra (13), bocah dengan mimpi besar jadi pemain timnas Indonesia.
Saat kegagalan bikin Putra kehilangan keyakinan, hadir sosok magis bernama Gaga yang mengubah hidupnya. Dari situ, Putra belajar kalau mimpi besar nggak bisa dicapai sendirian.
Film animasi “Garuda di Dadaku” garapan sutradara Ronny Gani ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Juni 2026. Jadi siap-siap, karena film ini bakal jadi tontonan keluarga penuh semangat dan inspirasi! **