BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mengembangkan sport tourism seiring tren lomba lari yang kian diminati. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyebut kegiatan seperti Tiento Run harus berkesinambungan dan bisa menjadi agenda rutin dengan skala lebih besar.
Farhan menuturkan, sejak akhir Maret geliat event lari di Bandung semakin terasa. Bahkan sejumlah penyelenggara nasional mulai melirik Bandung sebagai lokasi. Ia menilai hal ini sebagai kesempatan besar untuk mengangkat potensi wisata sekaligus mendorong gaya hidup sehat.
“Baru tiga kali digelar, kegiatan seperti ini harus terus berulang. Apalagi sekarang banyak event lari mulai bermunculan dan Bandung jadi incaran,” kata Farhan di D’Botanica, Kamis (2/4).
Meski peluang terbuka lebar, Farhan mengakui masih ada pekerjaan rumah di sektor infrastruktur. Tahun ini Pemkot Bandung menargetkan perbaikan 17 ruas jalan agar lebih nyaman, tidak hanya bagi pelari, tetapi juga pesepeda dan masyarakat umum.
Ia menambahkan, sejumlah jalur yang kini difungsikan sebagai koridor busway menjadi tantangan tersendiri. Penyesuaian sedang dilakukan agar transportasi publik tetap berjalan tanpa mengurangi kenyamanan pengguna jalan lainnya.
Selain itu, Farhan menekankan perlunya pembenahan kota secara menyeluruh. Bandung memang punya keunggulan udara sejuk, tetapi masih menghadapi persoalan klasik seperti sampah, kondisi jalan, dan penerangan.
“Terakhir beautifikasi besar dilakukan pada 2017. Sekarang saatnya kita lakukan perbaikan menyeluruh,” ujarnya.
Menurut Farhan, ukuran keberhasilan pembangunan kota bisa dilihat dari kenyamanan warganya. Ia mencontohkan, jika pelari dan pesepeda tidak lagi mengeluh, berarti kota sudah berada di jalur yang benar.
Farhan juga mengapresiasi dukungan sponsor dalam setiap event lari, termasuk dari brand lokal Spotec. Ia berharap Bandung bisa menjadi pusat pengembangan industri sepatu olahraga di Indonesia.
“Kita ingin produk lokal bisa tumbuh dari Bandung. Bahkan kalau bisa peluncuran produk baru dilakukan di sini,” ucapnya.
Ke depan, Pemkot Bandung berkomitmen menjadikan kota ini sebagai destinasi utama bagi pelari sekaligus ruang publik yang nyaman untuk semua warga. “Kami ingin Bandung tetap menjadi kota paling nyaman bagi para pelari,” tuturnya. **