BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menekankan pentingnya kesiapan menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Bandung.
Ia menyebut, selama masa libur Lebaran, Bandung sempat dilanda dua kali cuaca ekstrem yang mengakibatkan pohon tumbang serta merusak sejumlah fasilitas umum.
“Kita akan melakukan mitigasi-mitigasi yang serius,” ujar Farhan saat Apel Mulai Bekerja di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (30/3).
Farhan meminta perangkat daerah seperti BPBD, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, Satpol PP, serta dinas lain yang terkait agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi tersebut.
Ia juga mengingatkan agar kewilayahan ikut aktif dalam mengantisipasi potensi bencana yang bisa muncul secara mendadak.
Dalam kesempatan itu, Farhan mengumumkan reaktivasi program Siskamling Siaga Bencana yang akan kembali digelar mulai 6 April 2026.
Program tersebut ditujukan bagi kelurahan yang belum terjangkau, sebagai bentuk kehadiran pemerintah lebih dekat dengan masyarakat.
“Masih ada sekitar 65 sampai 66 kelurahan yang belum saya kunjungi,” ungkapnya.
Farhan berharap, melalui program ini, masyarakat bisa lebih siap menghadapi bencana sekaligus memperkuat koordinasi penanganan di tingkat lokal.
Menutup arahannya, ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja lebih sungguh-sungguh demi mewujudkan Bandung sebagai kota yang unggul, amanah, dan semakin baik ke depan. **