Bupati Bandung Terbitkan Edaran Dorong ASN Gunakan Produk UMKM

BUPATI Bandung, Dadang Supriatna. (Foto/Ist)
750 x 100 AD PLACEMENT

SOREANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, mengeluarkan imbauan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar lebih mengutamakan produk lokal dan berbelanja di pasar rakyat.

“Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diimbau untuk mengutamakan produk dan jasa UMKM (Usaha Menengah Kecil dan Menengah) lokal dalam setiap pelaksanaan kegiatan serta membudayakan belanja di pasar rakyat,” kata Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam keterangan di Bandung, Minggu (1/2).

Imbauan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor 500./006/0375/DISPERDAGIN tertanggal 23 Februari 2026. Surat edaran itu berisi tentang penggunaan dan pembelian produk serta jasa IKM/UMKM, sekaligus mendorong belanja di pasar rakyat Kabupaten Bandung.

“Hal tersebut sebagai upaya mendorong peningkatan omzet pelaku usaha lokal di tengah kondisi perekonomian saat ini,” jelasnya.

Dadang menegaskan, penggunaan produk lokal tetap memperhatikan aspek harga, kualitas, dan ketersediaan. Ia juga menekankan agar pengadaan bernilai kecil diprioritaskan bagi IKM/UMKM sesuai aturan yang berlaku.

Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung, Dicky Anugrah, menambahkan bahwa surat edaran ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam membantu pemasaran produk lokal.

“Dengan adanya Surat Edaran ini membuktikan bahwa pemerintah hadir dan Pak Bupati Bandung peduli untuk membantu memasarkan dan menggunakan produk IKM/ UMKM Kabupaten Bandung, juga mendorong ASN untuk belanja di pasar rakyat di tengah kondisi pasar dan IKM omzetnya menurun dan sepi,” tuturnya.

Menurut Dicky, kebijakan tersebut mendorong ASN dan OPD aktif menggunakan produk lokal dalam berbagai kegiatan, mulai dari rapat, perjalanan dinas, hingga kebutuhan lainnya. Dengan begitu, perputaran ekonomi daerah diharapkan bisa meningkat secara langsung. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu