Warga Pantai Bahagia Swadaya Perbaiki Jalan Rusak

WARGA memperbaiki jalan rusak menggunakan batu kapur di Ruas Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. (Foto/ANTARA)
750 x 100 AD PLACEMENT

BEKASI – Warga Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi, akhirnya turun tangan memperbaiki jalan rusak di wilayah mereka. Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan menggalang donasi dari masyarakat, mengingat kerusakan semakin parah sementara pemerintah daerah belum juga melakukan penanganan.

Aksi penggalangan donasi ini dipimpin oleh Aliya dan Anggi. Dalam video yang diunggah akun Instagram @azat_mj, Aliya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh donatur yang sudah ikut berpartisipasi dalam perbaikan jalan Desa Pantai Bahagia.

“Kami ingin menyampaikan donasi dari masyarakat yang sudah berpartisipasi dalam perbaikan jalan Desa Pantai Bahagia saat ini telah dilaksanakan,” ujar Aliya di Cikarang, Minggu, seperti dikutip dari ANTARA.

Aliya menjelaskan, kegiatan ini adalah bentuk kepedulian dan kerja sama warga demi keamanan, kenyamanan, serta kelancaran aktivitas sehari-hari. “Donasi yang sudah kami kumpulkan untuk saat ini mencapai Rp23.921.0000. Adapun perbaikan jalan sedang berlangsung,” ucapnya.

Anggi menambahkan apresiasi atas dukungan masyarakat dan berharap upaya swadaya ini mendapat perhatian dari pemerintah daerah. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini ada dukungan dari pemerintah. Semoga hasil dari kegiatan ini dapat dirasakan bersama dan menjadi langkah awal untuk kerja sama yang positif berikutnya,” katanya.

Warga setempat, Azat, menyebut perbaikan jalan dilakukan karena keresahan warga yang sudah berlangsung lama. Jalan yang menjadi akses utama masyarakat sehari-hari rusak parah selama empat tahun terakhir.

“Awalnya warga sudah resah karena jalan tidak kunjung diperbaiki. Sudah ada empat tahunan jalan seperti ini (rusak). Sempat ada perbaikan tapi tidak maksimal dan tidak menyeluruh, hanya satu atau dua titik,” katanya.

Menurut Azat, warga sebelumnya sudah mengadukan kondisi jalan kepada pemerintah desa. Namun, pihak desa menyatakan ruas jalan tersebut berstatus jalan kabupaten. “Kita komplain ke desa masalah jalan, pihak desa mengklaim bahwa status itu jalan kabupaten dan bukan jalan desa lagi,” ujarnya.

Aksi penggalangan donasi warga dimulai sejak Selasa (17/2). Dana yang terkumpul digunakan untuk membeli batu kapur sebanyak delapan truk.

“Dan sudah dibelikan batu kapur delapan truk total harga Rp16 juta. Donasi masih berlanjut mengingat kebutuhan untuk perbaikan hingga tuntas atau maksimal,” kata dia. **

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu