SOREANG – Bupati Bandung, Dadang Supriatna, merotasi tujuh pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Pelantikan dan pengambilan sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional digelar di Gedung Moh Toha, Kompleks Pemkab Bandung, Jumat (20/2).
Rotasi ini di antaranya melantik Dicky Anugrah sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), setelah sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin).
Mochamad Usman ditetapkan sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menggantikan Erwin Rinaldi. Sementara Erwin kini menjabat Asisten Ekonomi dan Pembangunan menggantikan Nina Setiana yang memasuki masa purna tugas.
Muhamad Hairun dipercaya mengisi jabatan Asisten Administrasi Umum setelah sebelumnya menjabat Kepala DP2KBP3A. Posisi Kepala DP2KBP3A kini ditempati dr Mulja Munadjat yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Cicalengka.
Adapun jabatan Direktur RSUD Cicalengka kini diisi dr Yani Sumpena Muchtar yang sebelumnya menjabat Direktur RSUD Otista Soreang. Sementara posisi Direktur RSUD Otista Soreang ditempati dr Yuli Irnawaty Mosjasari yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kesehatan.
Dadang menegaskan, rotasi dan mutasi jabatan adalah bagian dari penyegaran organisasi agar birokrasi tetap adaptif terhadap dinamika masyarakat dan perkembangan zaman.
“Saya ucapkan selamat bekerja kepada para pejabat yang dilantik. Buktikan kemampuan saudara dengan menunjukkan integritas, profesionalisme, loyalitas, dedikasi, kerja sama, dan komitmen tinggi dalam mencapai prestasi kerja yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.
Ia menekankan, proses rotasi dan promosi jabatan dilakukan dengan berpegang pada tiga prinsip utama: kompetensi, integritas, dan administrasi.
Menurutnya, pelantikan ini juga jadi momentum memperkuat soliditas perangkat daerah dalam mewujudkan visi Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas.
Pelantikan kali ini bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Ali Syakieb untuk periode 2025–2030.
“Ke depan tantangan akan semakin berat. Jalankan kepercayaan ini dengan penuh tanggung jawab, karena jabatan adalah amanah, bukan hanya kepada masyarakat tetapi juga kepada Allah SWT,” katanya.
Dadang juga mengingatkan seluruh pejabat dan ASN agar mengimplementasikan nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap langkah kerja, meliputi berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif.
“Para pejabat yang dilantik segera melakukan konsolidasi internal, meninggalkan zona nyaman, berani melakukan perbaikan, serta responsif terhadap perubahan,” ungkapnya. **