Ibunda Tercinta Wafat, Farhan: “Beliau yang Melahirkan Kami, Jasa Tak Akan Pernah Terbalas”

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan melepas kepergiaan ibunda tercinta, Nani Rubiyani yang dimakamkan di TPU Kompleks Pertanian Loji. (Foto/Humas Pemkot Bandung)
750 x 100 AD PLACEMENT

BANDUNG – Sejumlah pejabat pemerintahan melayat ke kediaman Nani Rubiyani, ibunda Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, yang wafat pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 22.58 WIB. Rumah duka di Jalan Penggalang Kompleks Pertanian Loji, Kota Bogor, dipenuhi pelayat dari berbagai kalangan pemerintahan dan masyarakat.

Tampak hadir Wakil Menteri Dalam Negeri RI Bima Arya, jajaran pejabat Pemkot Bandung serta Pemkot Bogor. Hadir pula Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, serta Ketua DPRD Kota Bandung Asep Mulyadi yang menyampaikan langsung ucapan belasungkawa kepada keluarga.

Prosesi pemberangkatan jenazah dilakukan dari rumah duka menuju TPU Kompleks Pertanian Loji, yang masih berada dalam satu kawasan. Jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans layanan Pemkot Bandung melalui aplikasi Simpelman (Sistem Informasi Pelayanan Pemakaman). Sebelum dimakamkan, keluarga dan para pelayat melaksanakan salat jenazah di kediaman almarhumah.

Karangan bunga ucapan duka cita tampak memenuhi area Kompleks Pertanian Loji. Ucapan belasungkawa datang dari berbagai pihak, mulai dari budayawan Budi Dalton, Pewarta Balai Kota Bandung, hingga sejumlah tokoh dan instansi lainnya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan rasa duka mendalam atas wafatnya sang ibunda. Ia mengatakan, seluruh keluarga besar mengantarkan almarhumah ke tempat peristirahatan terakhir sebagai bentuk penghormatan dan bakti terakhir kepada sosok yang telah melahirkan dan membesarkan mereka.

“Kami, anak, cucu hingga cicit, mengantarkan ibunda, eyang dan uyut kami ke pemakaman sebagai bentuk penghormatan terakhir. Beliau yang telah melahirkan kami secara fisik, tentu memiliki jasa yang tidak akan pernah bisa kami balas,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, kepergian sang ibunda menjadi pengingat bagi keluarga untuk terus melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang telah diajarkan semasa hidup. “Ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus melanjutkan kebaikan yang sudah beliau bangun, serta memberikan manfaat bagi sesama, baik melalui ilmu maupun amal jariyah. Doa kami tidak akan pernah putus untuk almarhumah,” katanya.

Farhan juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Wiraatmaja atas dukungan moral dan doa yang diberikan kepada keluarga.

Tak lupa, ia mengapresiasi kehadiran para sahabat dan rekan kerja, termasuk Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Fajar Riza UI Haq dan rekan yang bertugas di Bandung, serta berbagai pihak yang telah menunjukkan dukungan luar biasa pada prosesi penghormatan terakhir tersebut.

“Atas nama keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan. Jika semasa hidup almarhumah masih ada janji atau kewajiban yang belum terpenuhi, kami mohon untuk disampaikan kepada kami agar bisa kami selesaikan,” tutupnya.

Kepergian almarhumah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar, termasuk Wali Kota Bandung beserta jajaran Pemkot Bandung. Pemerintah dan masyarakat turut mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

750 x 100 AD PLACEMENT
Anda mungkin juga menyukainya
930 x 180 AD PLACEMENT

Beritanya Orang Bandung

Menu