JAKARTA – Nottingham Forest harus pulang dengan tangan hampa setelah kalah 0-1 dari Braga dalam laga fase liga Liga Europa di Stadion Municipal, Kamis waktu setempat. Pertandingan ketujuh ini menjadi krusial bagi kedua tim yang sama-sama berjuang untuk lolos ke babak berikutnya.
Gol tunggal yang menentukan hasil pertandingan tercipta bukan dari pemain Braga, melainkan dari kesalahan Ryan Yates. Gelandang Nottingham Forest itu melakukan gol bunuh diri pada menit ke-54 yang akhirnya memastikan kemenangan tuan rumah.
Situasi semakin sulit bagi Forest ketika mereka harus bermain dengan sepuluh orang. Elliot Anderson, yang masuk sebagai pemain pengganti, diganjar kartu merah langsung oleh wasit di masa tambahan waktu karena melakukan gestur yang dianggap tidak pantas.
Kekalahan ini membuat Nottingham Forest tertahan di posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 11 poin dari tujuh pertandingan. Meski peluang lolos otomatis ke babak 16 besar masih ada, kesempatan itu kini semakin tipis.
Sebaliknya, Braga memanfaatkan kemenangan ini untuk naik ke peringkat kelima klasemen sementara dengan 16 poin. Hasil tersebut membuka peluang besar bagi mereka untuk melangkah ke babak perdelapan final jika mampu meraih kemenangan di laga terakhir fase liga.
Sejak awal pertandingan, Nottingham sebenarnya memiliki peluang emas. Morgan Gibbs-White sempat menguji refleks kiper Braga, Lukas Hornicek, lewat tendangan keras yang berhasil ditepis. Braga kemudian membalas dengan sundulan Gabri Martinez, meski arah bola masih melenceng dari gawang.
Memasuki babak kedua, Nottingham mendapat kesempatan emas melalui hadiah penalti. Gibbs-White kembali dipercaya sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil digagalkan oleh Hornicek. Kegagalan ini menjadi titik balik yang berujung pada gol bunuh diri Yates beberapa menit kemudian.
Forest mencoba bangkit dengan menekan pertahanan Braga di sisa waktu pertandingan. Namun, kartu merah Anderson di menit 90+4 membuat mereka semakin kesulitan. Dengan jumlah pemain yang berkurang, Nottingham tak mampu menembus pertahanan solid Braga hingga peluit akhir berbunyi. **